

inNalar.com – Ternyata presiden ke-2 Indonesia pernah bekerja di sebuah bank sebelum terjun pada karirnya di lingkungan militer.
Sebelumnya Soeharto dititipkan kepada keluarga Prawirohardjo di Wuryanto oleh sayang ayah Kertosudiro yang merasa khawatir akan masa depan sang anak.
Saat tinggal bersama keluarga Prawirohardjo yang merupakan seorang mantri tani membuat Soeharto sangat senang.
Kesehariannya yang diisi oleh pengetahuan tentang bercocok tanam yang menjadi kegemarannya sampai tua.
Presiden Soeharto pun menyelesaikan sekolah dasar di Wuryanto selama lima tahun yang kemudian melanjutkan sekolah menengah ke atas di Wonogiri.
Ya sang Presiden memilih pindah dan tinggal bersama Hardjowijono yang merupakan teman sang ayah dan pensiunan pegawai kereta api.
Pada tahun 1939 Soeharto pun lulus dan mencari kerja untuk tuntutan menafkahi diri sendiri.
Dikutip dari buku Biodata Daripada Soeharto, “Sangat sulit memperoleh pekerjaan tanpa bantuan orang yang berkedudukan atau yang berpengaruh, tanpa uluran tangan orang kaya ataupun pengusaha besar saat itu,’ ucap sang Presiden.
Setelah lama mencari pekerjaan yang tidak kunjung ditemukan akhirnya Soeharto memutuskan untuk kembali ke Wuryanto.
Baca Juga: Sejarah Singkat Tergulingnya Jabatan Presiden Soekarno Digantikan Soeharto yang Penuh Kontroversi
Berharap dengan kembalinya, ia menemukan koneksi yang menyediakan lapangan kerja baginya saat itu.
Akhirnya Soeharto mendapat pekerjaan di sebuah bank desa (volks-bank) sebagai pembantu klerek.
Berkeliling kampung menggunakan sepeda dan menawarkan pinjaman pada para petani, pedagang kecil atau warung kecil.
Pekerjaan yang mengharuskan Soeharto menggunakan pakaian adat Jawa lengkap mulai dari blangkon sampai kain.
Sampai dimana ia meminjam kain pada sang bibi dan tidak sengaja tersobek oleh sepedanya yang membuat sang bibi marah.
Ternyata kejadian tersebut mempunyai efek pada pekerjaannya yang membuat Soeharto berhenti dan kembali menganggur.***