Dibangun Awal 2000-an, Jembatan Penghubung 2 Bukit di Hulu Sungai Tengah Ini Hadirkan Panorama Eksotis, Tapi..

inNalar.com – Berbicara mengenai keindahan alam di Kabupaten Hulu Sungai Tengah memang tidak ada habisnya.

Terkenal dengan keindahan alamnya, di Kabupaten Hulu Sungah Tengah ini terdapat salah satu jembatan yang menjadi incaran para wisatawan.

Jembatan gantung di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tersebut dikenal dengan nama Jembatan Gantung Desa Nateh.

Baca Juga: UPDATE! Dalam 24 Jam Israel Menewaskan Lebih Dari 400 Warga, Korban Tewas di Gaza Meningkat Menjadi 2.215

Secara administratif, jembatan gantung ini berlokasi di Nateh, Kec. Batang Alai Tim., Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Jembatan gantung Desa Nateh ini menghubungkan 2 bukit besar.

Jembatan gantung Desa Nateh menjadi penghubung 2 bukit besar yang terpisahkan oleh sungai Nateh dengan aliran air yang sangat tenang.

Baca Juga: Kronologi Kemunduran Soeharto, dari Krisis Ekonomi, Sifat Suka Menantang hingga Kehilangan Orang Kepercayaan

Desain jembatan gantung Desa Nateh terkesan minimalis dan kuat.

Meskipun desain dari jembatan gantung ini cukup sederhana, tetapi dari jembatan ini tampak pemandangan alam yang luar biasa.

Hal tersebut dikarenakan latar belakang dari jembatan ini adalah hutan lindung yang dipenuhi oleh pepohonan hijau.

Baca Juga: Merasa Ada Kudeta, Begini Sikap Paranoid Soeharto Jelang Pengunduran Diri, Habibie: Betapa Sedih Perasaan Saya

Tak heran bila banyak wisatawan yang berkunjung ke jembatan ini karena suasana yang nyaman dan memanjakan mata.

Disini juga banyak spot foto yang menarik yang tentunya dicari oleh para wisatawan.

Tetapi, dengan segala keindahan alam dan suasanya yang nyaman ternyata kejernihan sungai Nateh tersebut telah terkontaminasi.

Diketahui bahwa sungai Nateh tersebut telah terkontaminasi oleh lumpur limbah galian C di hulu sekitar Desa Nateh.

Selain itu, jalan aspal menuju tempat indah ini juga mulai rusak yang mana mengganggu kenyamanan pengunjung.

Diduga kerusakan aspal tersebut dikarenakan seringnya truk angkutan pasir yang lalu lalang di daerah sekitar desa Nateh.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]