

inNala.com – Salah satu wisata unik yang ada di Bandung, Jawa Barat ini adalah sebuah jembatan yang berada di atas ketinggian.
Tidak hanya tinggi, jembatan unik di Bandung, Jawa Barat juga membentang di atas kebun teh dan menyajikan pemandangan hijau yang menyejukkan.
Adapun nama dari jembatan yang menjadi wisata unik di Bandung, Jawa Barat ini adalah Jembatan Kaca Nimo Highland.
Baca Juga: Jadi Proyek Mangkrak Era Anies, JPO Klender Jadi Bahan Kritiknya Jika Maju Pilpres, Amburadul?
Lebih tepatnya, Nimo Highland berada di Banjarsari, Kecamatan Pengalengan, Bandung Selatan, Bandung, Jawa Barat.
Dilansir inNalar.com dari akun Youtube Haeru Mabrun, opening dari destinasi wisata ini dilakukan pada bulan Mei 2022 lalu.
Jembatan kaca Nimo Highland menyuguhkan pemandangan kebun teh yang hijau dan asri dengan bentuk mirip huruf U.
Terdapat sebuah bangunan yang mirip dengan menara kecil berwarna putih di tengah-tengah lengkungan jembatan.
Memiliki panjang sekitar 150 meter, jembatan ini mampu menampung hingga 400 orang di atasnya.
Selain itu, wisata unik ini juga menjadi yang terpanjang di Bandung, Jawa Barat.
Bagi pengunjung yang datang kemari, tidak perlu khawatir akan merasa bosan. Selain pemandangan kebun teh yang indah, wisatawan juga bisa menikmati pegunungan di kejauhan.
Tidak hanya itu, karena memiliki views 360 derajat, pengunjung juga bisa melihat Situs Cileunca dari atas jembatan kaca ini.
Destinasi menarik lain yang sayang untuk tidak dikunjungi ketika berkunjung kemari adalah Shady Cafe yang menyediakan bean bag berbagai warna.
Selanjutnya, juga ada Tenda Indian. Sesuai namanya, tenda-tenda tersebut memiliki corak khas bangsa Indian dan berjajar memanjang menghadap ke kebun teh.
Lalu, juga terdapat Restoran Santorini juga Camellian Sky View yang dominan dengan warna putih dan biru.
Adapaun tiket masuk dari Nimo Highland adalah Rp 35.000,- untuk dewasa dan Rp 25.000,- untuk anak-anak.
Sedangkan bagi pengunjung yang ingin berswafoto di atas Sky Bridge Glass, akan dikenakan tarif tambahan sebesar Rp 10.000,-.
Meski berada di ketinggian, namun, pengunjung tidak perlu berjalan kaki untuk sampai ke puncak. Sudah disediakan beberapa angkutan yang akan membawa wisatawan ke puncak.
Dalam perjalanan menaiki mobil angkutan, pengunjung akan disajikan dengan pemandangan kebuh teh dan gunung di kiri dan kanan.
Perjalanannya pun tidak membutuhkan waktu yang lama. Tidak sampai lima menit, para wisatawan sudah sampai di puncak dan bisa menikmati semua fasilitas yang ada.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi