

inNalar.com – Keluarga Cendana adalah sebutan untuk keluarga dari presiden kedua Indonesia yaitu Soeharto.
Keluarga ini terkenal namanya karena berbagai bisnis dan juga kontroversi yang berkaitan dengan anggota keluarganya, yaitu istri dan anak-anak dari Soeharto.
Sepertinya sudah bukan lagi rahasia jika keluarga dari presiden kedua Indonesia ini memiliki berbagai bisnis dan yayasan.
Soeharto dikatakan selalu tutup mata dan telinga serta turut membantu memudahkan jalannya bisnis dan yayasan Keluarga Cendana.
Melansir dari buku Biografi Daripada Soeharto, bisnis Keluarga Cendana mulai terlihat ke publik pada awal tahun 70-an.
Pada saat itu muncul berbagai skandal yang berkaitan dengan sosok istri Soeharto, yaitu Ibu Tien.
Pada September 1971, sempat ada seorang kepala polisi yang membongkar sindikat impor mobil-mobil mewah.
Sindikat tersebut mendapat perlindungan dari tentara dan nama Ibu Tien juga ikut terlibat di dalamnya.
Tak lama dari kemudian, kepala polisi yang membongkar kasus tersebut dicopot dari jabatannya.
Baca Juga: Berhasil Lewati Masa Kelamnya di Militer, Akhirnya Soeharto Jadi Panglima Komando Mandala
Masih berkaitan dengan Ibu Tien, ada pengembangan proyek Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang menghabiskan dana miliaran rupiah.
Dikatakan bahwa Ibu Tien memanfaatkan dana dari Yayasan Harapan Kita untuk mengembangkan proyek TMII.
Kerajaan bisnis Keluarga Cendana makin berkembang saat anak-anak Soeharto sudah dewasa.
Anak-anak Soeharto memanfaatkan kedudukan ayahnya selaku presiden untuk mendapat koneksi dan melobi kegiatan bisnis milik BUMN.
Usaha di bidang tanah, tambang, konstruksi, komunikasi dan pertelevisian, serta memiliki saham di berbagai perusahaan besar milik teman ayahnya.
Banyaknya bisnis putra-putri Keluarga Cendana di saat Indonesia masih menjadi negara miskin membawa banyak komentar dan rasa prihatin.
Perdana Menteri Singapura saat itu, Lee Kuan Yew bahkan turut berkomentar soal perilaku berbisnis anak-anak Soeharto.
Selain itu, kekayaan keluarga Soeharto dipercaya didukung oleh sumbangan-sumbangan yang diperoleh dari berbagai yayasan milik Keluarga Cendana.
Dana yang dikumpulkan yayasan-yayasan Keluarga Cendana dipercaya disimpan di berbagai bank sebagai deposito.
Seorang wartawan Amerika Serikat (AS) pernah melaporkan dalam Majalah Forbes bahwa aset kekayaan Keluarga Cendana mencapai 42 miliar dolar AS.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi