

InNalar.com – Menjelang pendaftaran Capres dan Cawapres untuk Pemilu 2024, relawan Projo akhir-akhir ini menjadi perhatian dalam perpolitikan Indonesia.
Bagaimana tidak? Projo menjadi salah satu relawan yang berperan penting dan strategis dalam pemenangan Presiden Joko Widodo pada Pilpres lalu.
Bahkan Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa ada sekitar 2.300 relawan yang mendukungngya.
Hal ini disampaikan pada saat deklarasi dukungan capres 2023 yang diadakan oleh Projo pada 14 Oktober 2023 kemarin.
Apresiasi Jokowi terhadap relawannya memang sangat besar, bahkan Presiden RI ke tujuh ini menyampaikan bahwa sudah lebih 10 kali menghadiri acara Projo.
Dukungan projo sedikit banyaknya akan mempengaruhi konstelasi politik dan peluang kemenangan calon presiden yang didukungnya.
Kondisi relawan kedua bakal calon Presiden hingga saat ini masih terus berkembang.
Adapun relawan Ganjar Pranowo setidaknya kurang lebih terdapat 1.400 organisasi yang mendaftar dan hingga 15 Oktober 2023 sudah ada sekitar 889 organisasi relawan yang terverifikasi.
Sementara itu, organisasi relawan yang saat ini tergabung dalam Badan Relawan Prabowo Subianto hingga april 2023 sekitar 52 organisasi, dan akan terus mengalami penambahan. Bahkan data ini belum termasuk organisasi relawan pusat lainnya.
Baca Juga: Bisa Limit hingga Rp50 Juta, Pinjaman Digital BRI Ceria Alami Peningkatan Signifikan Jumlah Pengguna
Hingga saat ini, secara kuantitas berdasarkan data yang tersebar di media online, memang organisasi relawan Ganjar Pranowo jauh lebih banyak daripada Prabowo Subianto.
Namun tetap saja dukungan Projo yang sudah dideklarasikan di Kertanegera kepada Prabowo Subianto berpotensi menambah suara Capres dari Koalisi Indonesia Maju ini.
Jika melihat perkembangan media online, baik Tim dari Prabowo maupun Ganjar, sama-sama mengklaim memiliki dukungan dari Projo.
Meski demikian berdasarkan Instagram resmi Dewan Pimpinan Pusat Projo (@dppprojo), diketahui bahwa relawan Projo yang diketuai oleh Budi Arie, yang sekaligus Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menyatakan dukungan secara resmi kepada Prabowo Subianto.
Bahkan beberapa postingan di akun Instagram yang memiliki jumlah followers 13,7 ribu ini mencapture pemberitaan tentang dukungan Projo ke Prabowo.
Selain itu pada akun Instagram tersebut juga menyampaikan bahwa Projo Ganjar adalah mantan anggota Projo yang dipecat karena menipu rakyat, calon PNS, dan lain lain.
Sementara itu, di akun Instagram @projoganjar salah satu postingannya meminta agar Budi Arie mundur dari jabatannya sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) dan fokus memenangkan Prabowo.
Diketahui kelompok yang mengaku Projo Ganjar mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar pada September 2023 lalu.
Hingga saat ini, Presiden RI Joko Widodo masih belum menyatakan dukungannya terhadap capres manapun. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi