Viral! Rumah Dinas Gibran Diserbu Ratusan Warga Tolak Politik Dinasti, Netizen Sebut Demo Terkonyol

inNalar.com – Rumah dinas Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka didemo ratusan warga dan menuai berbagai respon dari netizen. 

Dari poster yang pendemo bawa, terlihat bahwa aksi tersebut mengenai penolakan politik dinasti pada Gibran. 

Gibran sendiri ikut turun bertemu dengan ratusan pendemo tersebut.

Baca Juga: Israel Didesak Gunakan Bom Nuklir Demi Habisi Hamas, Palestina Bisa Langsung Hancur Lebur!

Beberapa pendemo juga menunjukkan poster bertuliskan “Pelestari Budaya Topo Bisu”.

Aksi yang dilakukan pada Senin, 16 Oktober 2023 ini dilakukan bertepatan pada putusan MK terkait batas usia minimal Capres dan Cawapres.

Dilihat dari video yang beredar di media sosial, Gibran ikut turun menemui pendemo untuk berbicara secara langsung.

Baca Juga: Investasi Capai Rp21,26 Trilliun, Proyek Jalan Tol JORR Obati Kemacetan Jabodetabek, Berapa Panjangnya?

Gibran menanyakan secara langsung ke salah satu pendemo yang membawa poster “Pelestari Budaya Topo Bisu”.

Ia menanyakan apa maksud dari tulisan di poster tersebut juga perkara apa yang diprotes oleh warga.

Pendemo menjawab bahwa ia juga tidak mengerti dan malah menunjukkan poster demo tersebut pada Gibran.

Baca Juga: Bagian dari Peradaban Atlantis? Ungkap Tembok Raksasa Misterius di Laut Papua yang Panjangnya Hingga 110 km

Gibran juga mengatakan bahwa ia mau secara langsung mendengar keluhan warga dalam demo tersebut.

Di video lain, terlihat Gibran juga menanyakan hal yang sama pada pendemo lain.

Ia kembali menanyakan tentang protes apa dan keluhan apa yang didemo oleh warga.

Namun ternyata pendemo itu menjawab jawaban yang sama bahwa ia juga tidak mengerti.

Gibran akhirnya bertemu dengan koordinator demo tersebut dan mengajaknya masuk ke rumah dinas di Loji Gandrung.

Koordinator demo tersebut mengatakan tidak ada keluhan atau protes yang disampaikan.

Video tentang demo tersebut pun viral di TikTok dengan lebih dari 4 juta views hanya dalam waktu kurang dari 10 jam.

Video tersebut diunggah ulang oleh akun @solo.times dan menuai banyak respon dari netizen hingga mencapai hampir 15 ribu komentar.

“Masyarakat yang demo tidak mengerti apa yang dinarasikan,” tulis netizen.

“Baru kali ini lihat pendemo disamperin sama yang didemo malah kabur,” komen netizen.

“Apanya yang mau diprotes ke Gibran,” tulis netizen keheranan.

“Demo terkonyol, demo tapi tidak tahu keluhannya,” tulis netizen.

Pada hari yang sama juga, putusan MK perihal Capres dan Cawapres sudah ketok palu.

 

MK diketahui menolak gugatan atas batas umur Capres dan Cawapres. ***

Rekomendasi