

InNalar.com – Jika ingin menelusuri semakin dalam, sebenarnya banyak beberapa daerah di Indonesia yang bisa disebut sebagai kampung mati.
Disebut sebagai mati, sebab desa yang dimaksud telah ditinggalkan penghuni aslinya sehingga menjadi kosong.
Hal itu pun berlaku bagi daerah kota metropolitan, seperti yang terjadi di daerah Kramat Jati, Jakarta Timur.
Siapa sangka? meskipun menjadi Ibu Kota yang sangat penduduk, ternyata masih ada daerah yang ditinggalkan hingga kosong.
Sebenarnya jika dikatakan sepenuhnya kosong, hal itu tidak sepenuhnya benar.
Melansir dari channel YouTube Jelajah KUY, diketahui masih terdapat beberapa warga yang menempati di desa ditinggalkan itu, walau kondisi sekitarnya sudah memprihatinkan.
Menariknya, daerah yang ditinggalkan ini dijuluki juga sebagai Kampung Vietnam, karena dulunya ditinggali oleh warga negara naga biru.
Adapun alasan warga luar Indonesia bisa tiba dan bermukim di desa tersebut, hal itu berkaitan dengan perang yang dulunya terjadi antara Amerika dengan Vietnam sekitar tahun 1977.
Dalam rangka menerima para pengungsi, maka pemerintah Indonesia menyiapkan tanah di daerah Jakarta Timur tersebut dengan luas 23.900 m2.
Akan tetapi, pengungsian warga Vietnam itu hanya berlangsung kurang lebih selama 2 tahun, hingga akhirnya daerah di Kramat Jati itu mulai ditinggalkan.
Tidak berhenti disitu, sebab setelah ditinggalkan oleh warga Vietnam, daerah di Jakarta Timur ini dimanfaatkan kembali oleh Dinas Sosial.
Pemanfaatan tanah ini digunakan untuk dijadikan Panti Jompo sekitar pada tahun 1080-an.
Meski akhirnya harus ditinggalkan kembali, karena sering tergenang banjir hingga berubah menjadi kampung mati.
Walau dijuluki kampung mati, namun hingga kini masih terdapat beberapa warga yang menghuni di beberapa rumah yang berada di Kramat Jati tersebut.
Selain karena gratis, memang masih terdapat beberapa bangunan rumah yang masih dapat dihuni jika diperbaiki terlebih dahulu.
Namun untuk warga yang menghuni di kampung mati daerah Jakarta Timur ini pun tidak banyak, karena lebih condong terdapat rumah kosong yang terbengkalai dengan banyak tergenangi air banjir.
Saat berkunjung kemari, suasana yang dirasakan pun cukup sepi, hingga dipercaya terkadang muncul gangguan makhluk mistis.
Gangguan tersebut seperti wujud penampakan, suara-suara yang tiba-tiba muncul, dan banyak lagi.***