Banyak Pembalap Jatuh, Ternyata Tikungan 11 dan 13 Sirkuit Mandalika Bekas Makam, Belum Disetujui Ahli Waris?

inNalar.com – Acara MotoGP 2023 diselenggarakan pada 13-15 Oktober kemarin di Sirkuit Mandalika.

Salah satu yang menarik perhatian dari Sirkuit Mandalika ialah tikungan 11 dan 13.

Tikungan 11 dan 13 ternyata menarik banyak korban pembalap yang jatuh pada lintasan Sirkuit Mandalika tersebut.

Baca Juga: Soeharto Jelaskan Indonesia Bangun 9000 KUD Koperasi Unit Desa, 5000 KUD Telah Mandiri?

Masyarakat pun coba menghubungkannya dengan mistis yang beredar.

Sirkuit Mandalika terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat yang menyimpan banyak keindahan alam seperti di Pantai Nyale yang sudah disahkan menjadi Sirkuit MotoGP.

Banyak masyarakat yang tidak mengetahui jika Sirkuit Mandalika memiliki sejarah misteri.

Baca Juga: Bangun Jalan Tol Probowangi di Jawa Timur Senilai Rp10,8 Triliun, JPB Harus Hadapi 3 Tantangan Berat Ini

Sebagian tempat yang dibangun untuk area sirkuit tersebut merupakan pemakaman.

Sebanyak 191 makan dipindah atas persetujuan ahli waris sebelum pembangunan Sirkuit Mandalika berlangsung.

Keberadaan pemakaman di area sirkuit tersebut dikaitkan dengan hal mistis karena banyaknya kecelakaan yang terjadi pada pembalap MotoGP.

Baca Juga: Bukan Jakarta, Pemilik UMR Tertinggi Ternyata Disabet Kota Kecil di Jawa Barat Ini Lho!

Tikungan 11 dan 13 dikaitkan dengan bekas pemakaman dan kecelakaan para pembalap dikaitkan dengan hal anger juga misteri.

Pada MotoGP 2023, terhitung ada enam pembalap yang terjatuh di tikungan 11.

Mereka adalah Augusto Fernandez, Brad Binder, Jack Miller dan Enea Bastianini, dan Johann Zarco pada puncak race.

Sedangkan di tikungan 13 ada Marc Marquez yang juga jatuh di lintasan tersebut.

Namun ternyata ada penjelasan mengapa banyak pembalap yang jatuh di tikungan 11 juga 13.

Hal tersebut tidak ada kaitannya dengan mistis maupun angker.

Tikungan 11 memiliki tingkat kesulitan yang tinggi bagi pembalap.

Jika terlalu mengambil sudut kiri maka pembalap dapat terjatuh, sedangkan ambil terlalu kanan akan melebar dan bisa terkena penalti.

Sedangkan di tikungan 13, Marquez tidak dapat mengendalikan ban depan dan kehilangan kendali.

Hal tersebut menyebabkan pembalap berusia 30 tahun itu jatuh di tikungan 13 lintasan Sirkuit Mandalika.

Banyaknya pembalap yang jatuh di tikungan 11 dan 13 Sirkuit Mandalika ternyata tidak ada kaitannya dengan mistis.

Tidak ada bukti yang menyatakan bahwa bekas makam atau permasalahan ahli waris menjadi penyebab banyaknya korban di tikungan 11 dan 13 Sirkuit Mandalika ini.***

 

Rekomendasi