Miliki Kapasitas Lebih 8 Juta Penumpang, Bandara Kualanamu di Sumatera Utara Ini Ternyata Punya Akses Non Tol?

inNalar.com – Bandara yang terletak di Kualanamu, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara itu memiliki kapasitas 19 juta penumpang.

Bandara yang dibangun diatas lahan seluas 1,365 hektar telah dibebaskan sejak tahun 1997.

Pada tahap awal pembangunannya, bandara di Sumatera Utara ini didesain untuk bisa menampung 8 juta penumpang.

Baca Juga: Kepala Daerah Perempuan Satu-satunya di Kalimantan Timur Ini Punya Kekayaan yang Berlimpah, Totalnya…

Dengan panjang landasan atau runway 3750 meter sehingga mampu untuk mendarat sebuah pesawat jenis B 747-400.

Saat pembangunan Bandara Sumatera Utara menggunakan dana yang berasal dari Pinjaman Luar Negeri (PLN).

Pinjaman tersebut bernilai 225 juta dollar yang digunakan untuk pembangunan fasilitas dari sisi udara.

Baca Juga: Ziazatun Nihayati, Wanita Pencuri Hati Mahfud MD Sekaligus Support System Pendukung Kesuksesannya

Sedangkan pinjaman dari PT. Persero Angkasa Pura II sebesar Rp 1,2 triliun yang digunakan untuk pembangunan fasilitas dari bagian daratnya.

Sebelum pembangunan Bandara Kualanamu di Sumatera Utara ini, telah dilakukan terlebih dahulu kajian yang menyangkut 3 aspek.

Ketiga aspek tersebut adalah tingkat kebutuhan, ketersediaan dana serta kriteria khusus dengan karakteristik dari proyek bersangkutan.

Baca Juga: Jadi Wakil Ganjar! Inilah Jejak Pendidikan Mahfud MD yang Merupakan Guru Besar UII Yogyakarta Hingga Pernah…

Informasi tersebut diperoleh dari website resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Tidak hanya memiliki akses jalan tol,bandara Kualanamu di Sumatera Utara memiliki akses non-tol.

Akses jalan non-tol tersebut memiliki jalan dengan akses sepanjang 13,5 kilometer.

Jalan tersebut terdiri dari empat jalur dengan dua arah yang panjangnya 8,7 kilometer.

Sedangkan dua lajur dua arah memiliki panjang 4,8 kilometer yang disertai dengan jalan layang 2 x 100, meter.

Untuk membangun akses non-tol bandara di Sumatera Utara itu menghabiskan biaya hingga Rp 528 miliar.

Jalan dengan akses non tol tersebut dibangun untuk melengkapi fasilitas dari Bandara Internasional Kualanamu.

Bisa menampung dengan kapasitas 8 juta penumpang per tahunnya jauh lebih banyak hampir 10 kali lipat dari Bandara Polonia.

Dimana pembangunan bandara Kualanamu merupakan pengganti dari Bandara Polonia yang telah berusia 85 tahun.

Tercatat pada tahun 2013, bandara di Sumatera Utara ini telah melayani hingga 205 penerbangan per hari.

Selain itu, bandara tersebut memiliki jumlah maskapai yang beroperasi sebanyak 14 operator.

Semoga dengan adanya Bandara Kualanamu bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.***

 

Rekomendasi