Ini Alasan Soeharto Tetapkan Fokus Pemerintah untuk Mendahulukan Sektor Pertanian dan Koperasi

inNalar.com – Soeharto merupakan presiden yang dikenal dengan ketegasannya bahkan dituding diktaktor.

Meskipun begitu, pada era Orde Baru Indonesia sempat dinobatkan Swasembada pangan di tahu 1984.

Pada saat itu, Soeharto memang menyatakan bahwa fokus pemerintah adalah kepada sektor pertanian dan koperasi.

Baca Juga: BRI Peduli Bertani di Kota alias BRInita di Banjarmasin Hasilkan Dampak Positif Aksi Menanam di Lahan Sempit

Dilansir dari akun YouTube President Files, ada alasan kuat mengapa Soeharto mendahulukan sektor pertanian.

Soeharto mengatakan bahwa fokusnya adalah untuk membangun suatu landasan yang kuat untuk melanjutkan pembangunan dalam bidang ekonomi.

Hal tersebut tentunya didampingi dengan industri yang kuat dengan petani yang tangguh.

Baca Juga: Mahfud MD Resmi Jadi Cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, Warganet Ramai Ucapkan Terima Kasih

Untuk memenuhi kebutuhan pangan yang penting dan juga untuk meningkatkan pendapatan para petani.

Dalam rangka mencapai tersebutlah maka pemerintah fokus terhadap koperasi-koperasi di pedesaan.

Koperasi-koperasi tersebut dinamakan dengan Koperasi Unit Desa.

Baca Juga: Bupati Berau Kalimantan Timur Punya Banyak Tanah dan Bangunan yang Totalnya Mencapai Rp27,1 Miliar!

Pada era tersebut koperasi unit desa di sejumlah 6.500 desa di seluruh Indonesia di gabungkan sehingga mereka tergabung untuk menjadi landasan ekonomi yang kuat.

Koperasi unit desa merupakan suatu wadah kegiatan ekonomi dari pedesaan tersebut.

Koperasi unit desa juga dapat menyalurkan sarana produksi pertanian.

Selain itu, fokus dari koperasi unit desa juga untuk simpan pinjam.

Maka dari itu, pemerintah berfokus kepada koperasi unit desa dan pertanian.

Pada era tersebut pertanian menjadi tonggak awal berjalannya sebuah perekonimian yang menguat di daerah-daerah.***

Rekomendasi