

inNalar.com – Nama Mahfud MD santer menjadi perbincangan setelah diresmikan menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
Keputusan yang diumumkan oleh PDIP untuk memasangkan Mahfud MD dengan Ganjar Pranowo ini mendapat banyak dukungan serta antusiasme dari mayarakat luas.
Hal ini lantas membuat banyak pihak penasaran akan rekam jejak pendidikan dari Mahfud MD sebelum menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Ledakan yang Disasarkan ke Rumah Sakit Gaza Memicu Kemarahan Serta Kecaman dari Seluruh Dunia
Seperti halnya masyarakat Indonesia yang lain, Mahfud MD juga mengenyam pendidikan di kursi sekolah.
Namun, berbeda dengan kebanyakan orang, Mahfud MD memiliki jiwa ambis dan keinginan belajar yang sangat besar.
Hal ini dapat dilihat dalam profilnya yang mengambil mata kuliah yang berbeda di dua universitas sekaligus.
Dilansir inNalar.com dari Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, rekam pendidikan Mahfud MD dimulai dari Sekolah Dasar Negeri (SDN), Madrasah Ibtida’iyyah, pondok pesantren, kemudian Pendidikan Guru Agama (PGA) Negeri.
Setelah lulus dari Pendidikan Guru Agama (PGA) Negeri, Mahfud MD melanjutkan sekolahnya ke Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN) atau yang saat ini lebih dikenal sebagai MAN.
Kemudian, setelah lulus dari PHIN, dia meneruskan pendidikannya ke Universitas Islam Indonesia dengan mengambil jurusan Hukum.
Akan tetapi, di waktu yang bersamaan, Mahfud MD juga mengambil jurusan Sastra Arab di Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM).
Meski sedang dilanda dengan kesulitan ekonomi, namun, hal ini tidak menyurutkan keinginana Mahfud untuk bisa lulus dari dua universitas tersebut.
Dia banyak menulis di surat kabar guna mendapat honorarium untuk membayar biaya kuliahnya.
Selain itu, Mahfud MD juga semangat mencari beasiswa untuk meringankan beban kuliahnya.
Usahanya tersebut tidak berakhir sia-sia. Setidaknya ada tiga beasiswa yang berhasil Mahfud kantongi.
Ketiga beasiswa tersebut antara lain adalah beasiswa Yayasan Dharma Siswa Madura, beasiswa Rektor UII, dan Yayasan Supersemar.
Bahkan, Mahfud MD mendapat beasiswa penuh dari Universitas Islam Indonesia (UII) untuk dapat melanjutkan pendidikan pasca sarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM).***