

inNalar.com – Mantan Bupati Morotai, Benny Laos menjadi sorotan sebab memiliki harta kekayaan yang sangat tinggi.
Tercantum dalam laman LHKPN KPK, Mantan Bupati Morotai, Benny Laos memiliki 196 aset tanah dan bangunan dengan total Rp. 158.9 miliar
Terdapat pula lima transportasi senilai Rp. 3.3 miliar Surat berharga dengan nilai 248.600.000.000 dan masih banyak lainnya.
Baca Juga: Bahagia! 6 kota di Indonesia Ini Aman dari Bahaya Gempa Bumi dan Tsunami, Ingin Pindah?
Benny Laos mempunyai aset tanah serta bangunan yang tersebar di seluruh Pulau Morotai hingga kota Jakarta.
Dari kepemilikannya tersebut Benny Laos mempunyai total harta kekayaan sebanyak Rp521 miliar per tahun 2022.
Pada masa jabatannya Benny Laos dikenal sebagai pemimpin yang sangat tegas serta dinilai berhasil dalam membangun Morotai.
Benny Laos memiliki banyak aspek dalam kepemimpinan membangun Morotai, dirinya sangat tegas dalam mendisiplinkan para pegawai yang tidak memiliki tanggung jawab.
Dalam hal tersebut Benny menerapkan sistem penilaian serta reward yang berbasis kinerja, diketahui banyak para pegawai yang memiliki jabatan juga diberikan punishment oleh beliau.
Hal ini dilakukan guna membangun sebuah kebiasaan yang baik dan mengubah kebiasaan lama yang buruk secara keseluruhan.
Benny juga sangat menjunjung tinggi nilai pendidikan, hal ini guna meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia bagi generasi muda.
Mantan Bupati Morotai ini pada masa kepemimpinannya melakukan sistem wajib belajar yang difasilitasi biaya pendidikan gratis hingga pemberian beasiswa.
Selain itu Mantan Bupati Morotai juga memperhatikan masyarakat dalam bidang kesehatan, dalam peningkatan pelayanan Kesehatan, dirinya membuat kebijakan dengan adanya pelayanan Kesehatan gratis.
pelayanan kesehatan secara gratis tersebut berlaku di setiap kecamatan dengan membangun dua puskesmas.
terdapat pula satu rumah sakit di Sopi agar masyarakat dapat mengakses secara mudah, karena masyarakat harus pergi ke ibu kota Daruba jika ingin ke rumah sakit dengan memakan waktu dan ongkos yang banyak.
Bahkan Masyarakat diberi pengobatan secara gratis di luar Morotai, yakni di RSPAD Jakarta dengan diberi biaya 105 sampai 120 juta serta tiket yang ditanggung dalam pergi pulang Morotai-Ternate-Jakarta dengan satu orang pendamping keluarga.
Tak hanya itu dalam bidang kesehatan Benny juga menyediakan air yang layak dikonsumsi, dengan dibangunnya PDAM di setiap kecamatan. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi