

inNalar.com – Indonesia yang berada diantara cincin api membuat banyak gunung api ditemukan.
Indonesia menang memiliki banyak gunung api yang tergolong aktif, yaitu 127 sebagai bagian dari cincin api. Sehingga ada sekitar 13% dari jumlah keseluruhan gunung api aktif yang terdapat di dunia (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).
Bahkan, beberapa di antaranya memiliki jejak letusan raksasa. Mungkin saja ini bisa terulang kembali dengan dampak yang lebih mengerikan.
Baca Juga: Titik Api Muncul Lagi, Gunung Lawu Magetan Kembali Terbakar hingga Berdampak ke Pos 3 Cemoro Sewu
Melansir dari YouTube Eiko World, berikut ini 5 letusan gunung berapi terbesar yang ada di Indonesia.
1. Gunung Ijen Purba
Terletak di jawa timur berada di wilayah taman nasional ijen. Meletus pada 70 ribu tahun silam memuntahkan 466 km3 material vulkanik.
Jejak letusan masih terlihat hingga saat ini meninggalkan kawah dengan diamater kaldera mencapai 15 km.
2. Gunung Sitinjau Purba
Gunung ini terletak di kabupaten Agam Sumatra barat. Meletus sekitar 52 ribu tahun silam, letusan dahsyat ini meninggalkan kaldera ukuran 35 x 12 km dengan kedalaman 500 m.
Letusan ini memutahkan material vulkanik sekitar 400 km3.
Bekas endapan ignimbrite bisa dilihat di Ngarai Sianok dengan ketebalan mencapai 220 m dan menyebar hingga radius 75 km.
Baca Juga: Situs Kuno Berharga ‘Gunung Padang’ di Jawa Barat Kini Mulai Diincar Para Peneliti Internasional
3. Gunung Toba Purba
Gunung yang terletak di danau toba Sumatra utara ini meletus 74 ribu tahun silam.
Letusan gunung super volcano ini meninggalkan jejak kawah dengan ukuran 100 x 30 km dengan kedalaman mencapai 1200 m.
Letusan memutahkan 2800 km3 material vulkanik dengan radius mencapai 3000 km.
Bahkan, disebutkan dampak dari letusan Gunung Toba Purba telah memusnahkan manusia hingga tersisa 10% saja.
4. Gunung Tambora
Gunung tambora terletak di Dompu Bima, Nusa Tenggara Barat. Meletus pada 5 april 1815 dengan memuntahkan 33 km3 material vulkanik.
Letusan ini meninggalkan kaldera berdiameter 7 km dan keliling 16 km dengan kedalaman mencapai 800 m.
Setelah meletus tinggi gunung terpangkas menjadi 2.851 m dengan menelan 70.000 korban jiwa.
Abu vulkanik juga menutupi selama satu tahun dan menyebabkan perubahan iklim serta gagal panen di seluruh dunia.
5. Gunung Krakatau
Gunung yang terletak di selat Sunda dan meletus pada 27 Agustus 1883. Letusan gunung krakatau memuntahkan material vulkanik 13 Km3 didasar laut atau setara 200 Mega Ton TNT.
Bencana ini menyebabkan gelombang tsunami setinggi 30 m yang menerjang pantai di selat Sunda dan Sumatera.
Abu vukanik menutupi atmosfer menyebabkan perubahan iklim yg tidak stabil, suhu bumi turun rata 2,5 derajat celcius di seluruh dunia selama satu tahun.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi