Adu Kuat Poros Capres, Khofifah Disebut Sebagai Lawan Kuat Dua Cawapres Asal Jawa Timur, Potensi Bagi Prabowo?

inNalar.com – Dalam beberapa kali lembaga survey, nama Khofifah turut muncul mewarnai elektabilitas cawapres asal Jawa Timur.

Gubernur perempuan Jawa Timur ini memiliki kans kuat sebagai pasangan Prabowo Subianto dalam proses pemilu mendatang.

Dua calon presiden Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan sudah mendeklarasikan diri cawapres-nya yang juga berasal dari Jawa Timur. Mahfud MD, dan Muhaimin Iskandar.

Baca Juga: Rekam Jejak Mengejutkan Mahfud MD: Dulu Ketua Tim Pemenangan, Kini Jadi Lawan Prabowo Subianto di Pilpres 2024

Keduanya memiliki inisial M, yang sempat ramai diperbincangkan kemarin.

Prestasi Khofifah selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur juga patut diperhitungkan. Bahkan banyak pengamat menyebut Khofifah merupakan kepala daerah yang sangat aman dari jeratan kasus yang banyak melanda kepala daerah lain.

Melansir dari antaranews, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Pawaransa juga sempat diusulkan oleh partai Demokrat, untuk mendampingi Prabowo Subianto.

Baca Juga: Posisi Masih Temani Jokowi di Luar Negeri, Deklarasi Prabowo-Erick Thohir Diisukan Terpaksa Tertunda

Diketahui, Demokrat merupakan partai yang baru bergabung dengan koalisi Prabowo Subianto pasca pendeklarasian capres dan cawapres dari Anies Baswedan.

Herman Khaeron selaku Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Demokrat mengatakan bahwa Khofifah menjadi opsi yang paling unggul di antara tiga kandidat potensial yang lain.

Menurut Herman Khaeron, Khofifah merupakan sosok figur yang kuat di Jawa Timur, bahkan Khofifah juga menjadi salah satu Ketua PP Muslimat NU, yang beranggotakan ibu-ibu yang sangat memiliki loyalitas tinggi.

Baca Juga: Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Resmi Jadi Pasangan Capres dan Cawapres 2024, Netizen: Kolaborasi Sempurna

Herman menambahkan bahwa Khofifah merupakan kandidat yang perjalanannya clear and clean selama berproses di pemerintahan. Kemampuan dan kredibilitas tinggi Khofifah sudah tidak diragukan.

Selain itu, empat kandidat yang dimaksud oleh Herman adalah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto, Menteri BUMN Erick Thohir, serta terbaru Walikota Sola Gibran Rakabuming.

Keempat nama tersebut sudah di tangan Prabowo Subianto selaku calon Presiden dari koalisi Indonesia Maju yang dinaungi oleh beberapa partai.

Bahkan, Khaeron menyatakan keputusan sepenuhnya ada di tangan pak Prabowo sebagai capres dari Koalisi Indonesia Maju.

Namun, beberapa pengamat menyebutkan bahwa Khofifah ini menjadi opsi yang paling tepat apabila ingin memperebutkan suara masyarakat Jawa Timur.

Meskipun dengan beberapa pertimbangan yang matang, dengan perolehan suara di luar Jawa Timur, seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Pada realitasnya, suara Jawa Timur akan selalu dipertimbangkan dalam proses Pemilu berlangsung. Tidak hanya sosok figur yang dibutuhkan.

Ada beberapa variabel yang membuat Jawa Timur selalu potensial, terdapat banyak tokoh terutama Kyai khos yang berasal dari Nahdlotul Ulama.

Terlebih dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 19 Oktober hari ini telah dibuka pendaftaran Capres dan Cawapres oleh KPU RI.***

 

Rekomendasi