

inNalar.com – Terletak jauh di ujung timur kepulauan Indonesia negeri ini berada di atas awan dan diselimuti kabut, juga berdiri di atas harta karun luar biasa.
Daerah ini tumbuh sebagai kota emas yang modern dan maju serta menjadi tempat miniatur dunia, disebut dengan Tembagapura.
Tembagapura merupakan sebuah kawasan tambang emas yang terletak di tanah Papua yang diselimuti kemegahan dengan pemandangan yang menakjubkan.
Tembagapura adalah salah satu wilayah pertambangan di Indonesia yang terletak di provinsi Papua Tengah, Kabupaten Mimika.
Kota tambang emas ini memiliki luas mencapai 1280 kilometer persegi, serta memiliki jarak dengan pusat Kota Mimika yaitu sejauh 55 kilometer.
Wilayah Tembagapura ini mengelola 2 tambang emas, yaitu tambang grasberg dan tambang herzberg.
Dilaporkan inNalar.com dari Youtube Jelajah Bumi, Tembagapura sendiri telah berdiri sejak 3 Maret 1973 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto.
Nama Tembagapura ini diambil dari dua kata yaitu tembaga dan pura yang berarti kota tembaga.
Pemukiman penduduk distrik Tembagapura ini dibangun untuk mendukung operasional PT Freeport Indonesia.
Baca Juga: Berusia 400 Tahun, Pasar Tradisional Terapung di Banjarmasin Ini Disebut Sempat ‘Mati Suri’, Kini…
Kota Emas ini dilengkapi pemandangan surga dunia dengan barisan pegunungan dan air terjun yang memanjakan mata.
Kota ini sangatlah populer dan eksklusif karena memiliki udara yang sejuk dan jarang disinggahi hangatnya sinar matahari.
Wilayah dengan sebutan ladang emas ini menjadi tempat tinggal dari kontraktor dan puluhan ribu pekerja tambang beserta keluarganya.
Kota ini memiliki fasilitas yang sangat lengkap diantaranya, sport hall, gym , Plaza Agawa Ogom, Perpustakaan, Areal komunal, ruang simulator, ruang karaoke, sekolah serta bioskop.
Suhu yang terdapat di Kota emas ini hanya berkisar antara 5 sampai 20 derajat celcius dan merupakan wilayah dengan curah hujan yang tinggi.
Tembagapura dihadiri sebanyak 2697 orang 27 ribu diantaranya merupakan pekerja tambang, terdiri dari 13 perkampungan dan satu kelurahan.
Masyarakat disini berasal dari segala suku dan agama, hidup secara harmonis dan saling gotong royong satu sama lain.
Tembagapura yang berbatasan dengan Pegunungan Jayawijaya tersebut mempunyai kisah sejarahnya sendiri
Wilayah pertambangan tersohor di dunia ini pertama kali dibangun pada tahun 1972, setelah diresmikan aktivitas pertambangan di area dengan ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut itu terus dilakukan
Tembagapura ini berkolaborasi dengan PT Freeport Indonesia untuk dapat menghasilkan emas dan tembaga yang berkualitas.
Kegiatan penambangan tersebut pun semakin meluas setelah ditemukannya tambang Grasberg dan tambang Ertsberg
Kedua tambang tersebut memiliki investasi yang nilainya sangat fantastis dan menjadi simbol kesuksesan, kemakmuran dan juga kesuksesan pertambangan di Tembagapura Pada masa itu
Tambang Grasberg ini mempunyai cadangan emas terbesar ke 3 di Dunia, sementara cadangan tembaga terbesar di dunia berada di tambang Ertsberg
Hingga saat ini kegiatan mengumpulkan simpanan tembaga dan emas di wilayah Tembagapura ini masih berlangsung.
Sehingga menjadikan wilayah Kota emas ini sangat eksklusif serta dijaga dengan sangat ketat keamanannya. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi