Dilirik China, Megaproyek IKN Kalimantan Timur Digandeng Investor Asing Diberbagai Sektor, Apa Saja?

InNalar.com – Megaproyek IKN, Kalimantan Timur kembali digandeng investor asing untuk sejumlah sektor, termasuk kini sedang dilirik China.

China menjadi salah satu investor asing yang siap bekerja sama untuk membangun megaproyek IKN di Kalimantan Timur yang sedang berlangsung.

Kehadiran China yang melirik IKN di Kalimantan Timur tentu menjadi berkah tersendiri bagi Indonesia dalam upaya memajukan Ibu Kota baru tersebut.

Baca Juga: Canggih dan Multifungsi! Jalan Tol di IKN Ternyata Bisa Jadi Area Runway Pesawat, Didesain Sepanjang 3 Km

Hal ini diumumkan langsung oleh Joko Widodo selaku Presiden RI saat berkunjung ke Beijing.

Melansir dari Setkab.go.id, Presiden RI yang akrab disapa Jokowi itu juga bertemu dengan Li Qiang selaku Perdana Menteri China.

Pertemuan bilateral yang dilakukan pada 17 Oktober itu menghasilkan sejumlah keputusan maupun apresiasi dari kedua belah pihak.

Baca Juga: Perkembangan Pembangunan IKN: Kantor Presiden dan Sumbu Kebangsaan yang Semakin Cantik

Dalam pertemuannya, Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia dan China saat ini telah menjalin kerja sama salah satunya di IKN, Kalimantan Timur.

Kerja sama tersebut yakni berupa design planning antara IKN dengan Shenzen, serta adanya minat swasta China terutama di sektor perumahan dan kesehatan.

Jokowi juga menyampaikan permintaan dukungan dari Li Qiang untuk percepatan realisasi investasi China di IKN mendatang.

Baca Juga: Terapkan Kota Spons Untuk IKN Kalimantan Timur, Konsep Terbuka Hijau Perkotaan Bambang Susanto: Sangat Cocok!

Menurut informasi tambahan dari Antara, IKN telah sepakat melakukan penandatanganan MoU dengan Kota Shenzhen untuk pembangunan ibu kota baru.

Kota Shenzen sendiri merupakan sebuah kota kecil yang ada di China yang telah bertransformasi menjadi metropolis.

Selain kerja sama tersebut, sang presiden juga mengungkapkan bahwa negara dengan penduduk terbesar di dunia itu turut mendukung perluasan akses di bidang pangan.

Perluasan juga hingga produk pertanian maupun perikanan Indonesia di China.

Dalam pertemuannya, presiden RI itu memang menyampaikan bahwa Indonesia memang tengah membangun IKN di Kalimantan Timur.

Ibu Kota Nusantara ini diperkenalkan sebagai wilayah yang memiliki konsep kota hijau di mana 60 persen di dalamnya ialah hutan.

Ia juga menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar dan pusat pemerintahan di IKN, Kalimantan Timur bakal segera rampung.

Yakni diperkirakan tahun depan bisa diselesaikan serta tercatat 21 investor lokal maupun internasional yang telah dan akan melakukan groundbreaking dengan total nilai USD2 miliar.

Langkah para investor dinilai tepat karena sejumlah indicator ekonomi di Indonesia menunjukan pencapaian positif.***

 

Rekomendasi