Absensi Gunakan Teknologi QR Code, Sekolah MTs di Lombok Ini Paling Unik, Siswa dan Guru Jadi Anti Bolos!

inNalar.com – Sekolah MTs Tarbiyul Muslimin (Tarmus) Dasan Maalan menggunakan teknologi QR Code sebagai absensi bagi seluruh siswa dan guru.

MTS yang berlokasi di desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur itu menggunakan teknologi digital sebagai jawaban dari keresahan orang tua murid.

Melansir dari Instagram @insidelombok, para orang tua merasa resah karena sering mengira anaknya membolos.

Baca Juga: Bab 4 ‘Hati-hati Tukang Tipu’, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka: Tugas Kelompok Hlm. 111

Kepala sekolah MTS Tarmus Dasan Maalan yakni Lukmanul Hakim akhirnya melakukan sebuah inovasi untuk menggunakan QR Code sebagai metode absen.

Hal tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dan mendapat persetujuan dari para wali murid.

Menurut Lukmanul, penerapan absensi menggunakan QR Code di sekolah paling unik di Lombok ini telah dilakukan sejak awal tahun 2025.

Baca Juga: Menganalisis dan Menilai Desain Poster, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka Bab 4 Hlm. 108-110

Dengan menggunakan aplikasi, pihak sekolah MTs di Lombok ini akan membagi QR Code kepada seluruh siswa dan menghubungkannya ke nomor WhatsApp orang tua siswa.

Mekanisme absensi ini nantinya akan memindai QR Code para murid, dan notifikasi absensi akan langsung masuk ke WhatsApp para wali murid secara otomatis.

Notifikasi tersebut akan berisi beberapa informasi seperti kehadiran, keterlambatan, jam kedatangan siswa, dan lainnya.

Baca Juga: Infographic ‘the Steps of Filtering News’, Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka: Chapter 5 Section 3 Hlm. 329-330

Tidak hanya untuk murid, inovasi ini diterapkan juga bagi para guru di MTS Tarmus Dasan Maalan, Lombok.

Mekanisme yang digunakan bagi guru sama saja dengan yang digunakan murid, tetapi yang membedakan adalah notifikasi absen akan masuk ke WA istri/suami, dan kepala sekolah.

Sebagai penutup, Lukmanul Hakim menegaskan bahwa sampai saat ini teknologi yang digunakan semuanya ditanggung oleh pihak sekolah.

Hal ini karena menurut penuturan Lukmanul Hakim bahwa sekolahnya berstatus swasta, jadi segala macam biaya harus ditanggung oleh sekolah tanpa ada bantuan pemerintah.

Meskipun biaya yang ditanggung mahal, tetapi Lukmanul akan berupaya untuk menjamin efektifitas belajar dan dapat menekan angka bolos sekolah bagi siswanya.

Baca Juga: Chapter 5 ‘Steps to Spot Fake News’, Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka: Questions Hlm. 326-328

Demikian informasi mengenai penggunaan QR Code di MTS Tarmus Dasa Maalan.

Apa yang telah dilakukan oleh Lukmanul Hakim, semoga dapat menjadi contoh bagi sekolah swasta lain untuk berinovasi demi meningkatkan efektifitas belajar di sekolah. ***