

inNalar.com – Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan saat ini terus mempercepat pembangunan 36 unit Rumah Tapak Jabatan Menteri di IKN.
Lokasi Rumah Tapak Jabatan Menteri ini sendiri ada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Melansir dari laman resmi Kementerian PURP, proyek pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri ini akan selesai di pertengahan 2024 mendatang.
Iwan Suprijanto selaku Direktur Jenderal Perumahan sendiri menuturkan bahwa sekarang ini sudah ada setidaknya 32 unit Rumah Tapak Jabatan Menteri yang telah terbangun.
Kemudian sudah dilakukan pula dilakukan proses penghijauan area.
Tepatnya pada kawasan Persil 104 dan juga 105.
Selain itu, masih ada beberapa rumah yang masih dalam proses pondasi.
Kemudian rumah lainnya sendiri sudah mulai memasuki tahap finishing.
Proses pembangunannya sendiri tersisa 4 unit dengan target selesai di tahun depan.
Baca Juga: Bongkahan Emas Ditemukan di Dalam Goa Medan Sumatera Utara, Dulunya Tempat Persembunyian Sosok…
Dengan begitu, diwacanakan tahun 2024 nanti, rumah tersebut sudah terbangun dan siap huni.
Rumah Tapak Jabatan Menteri sendiri nantinya akan dibuat dengan dua lantai.
Konstruksi rumahnya sendiri dilakukan secara pararel dengan penataan landscape.
Tersedia juga penataan pedestrian bagi para pejalan kaki di sekitar KIPP.
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan memasang panel surya sehingga energi listrik dapat dimanfaatkan dengan baik di setiap unit hunian tersebut.
Pohon-pohon di sekitarnya juga tidak ditebang serta akan dilakukan penanaman pohon sehingga lokasi sekitar akan tetap asri.
Terdapat 24 unit Rumah Tapak Jabatan Menteri Persil 104 yang berdiri di atas lahan dengan luas 10,6 hektare.
Sedangkan rumah lainnya berada di Persil 105 sebanyak 12 unit dengan luas 9,1 hektare.
Seluruh area nantinya akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana terbaik.
Sementara itu, di area seberang hunian tapak tersebut nantinya akan dibangun sebagai tempat resapan air atau embung.
Terutama saat nanti di musim penghujan agar aliran air di sekitarnya semakin lancar sehingga berperan juga sebagai area drainase.
Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) ini sendiri memang memiliki struktur yang cenderung berbukit.
Untuk akses KIPP sendiri sudah selesai dibangun dengan fungsi sementara untuk akses pembangunan proyek.
Pemindahan ibu kota dari Jakarta ke IKN sendiri nantinya akan direncanakan pada awal tahun 2024.
Adapun rencana pemindahan yang akan dilakukan terlebih dahulu adalah Kementerian PUPR beserta ASN.
Mereka akan mendapatkan tunjangan hunian yang ada di KIPP. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi