Jadi Landmark Kampung, Jembatan Gantung Terpanjang di Sumatera Barat Ada di Desanya Crazy Rich, Panjangnya…

inNalar.com – Landmark yang ditandai dengan adanya infrastruktur megah di suatu wilayah rupanya tidak hanya ada di perkotaan saja, kampung pelosok di Sumatera Barat ini pun menjadi identitas megah masyarakat desanya.

Landmark megah yang terbuat dari baja di tengah kampung yang terbelah Sungai Batang Agam di Sumatera Barat ini berupa jembatan gantung yang dibangun dengan biaya Rp5,5 miliar.

Landmark kampung yang tersembunyi di ketinggian 930 meter di atas permukaan laut ini dinobatkan sebagai jembatan gantung terpanjang di Sumatera Barat.

Baca Juga: Sah Diusung Jadi Capres, Intip Kekayaan Prabowo yang Miliki Mobil Mewah Seharga Ratusan Juta Rupiah

Pemandangan alam yang dapat terlihat dari ketinggian tersebut meliputi Ngarai panjang yang berada di antara dua jorong pemisah kampung ini.

Melansir inNalar.com dari YouTube Kaba Rantau Official, lintasan yang menggantung ini berfungsi sebagai jalur penghubung jorong Guguak Randah dan Jorong Guguak Tinggi di Sumatera Barat.

Pasalnya, kampung pelosok ini dibelah oleh bentang Sungai Batang Agam dengan ketinggian yang sangat curam, sehingga satu-satunya penghubung adalah jembatan gantung tersebut.

Baca Juga: Minus Hutang! Intip Kekayaan PJ Bupati Sitaro Sulawesi Utara, Punya Warisan Vespa Scooter Tahun 1969

Fungsi awal pengadaan jembatan ini tujuannya untuk mempermudah akses mobilisasi penduduk desa.

Akan tetapi dengan ketinggian wilayahnya yang sangat curam ditambah suhu udara berkisar 22 sampai dengan 27 derajat celcius yang membuat suasana hawa menjadi semakin sejuk dan asri.

Tidak heran infrastruktur penghubung dua daratan di kampung pelosok ini disebut sebagai jembatan gantung terpanjang se-provinsi.

Baca Juga: Disebut Suka Bolos Kuliah, Yolanda Tamara Seleb TikTok yang Juga Caleg Muda PDIP Ini Tuai Kritikan Warganet

Pasalnya, bentang konstruksinya sediri mencapai 120 meter. Banyak pengunjung berburu pesona alam dari tengah jembatan yang menggantung di atas ketinggian 150 meter ini.

Uniknya, jembatan gantung ini berada di sebuah pemukiman yang diberi julukan sebagai kampung crazy rich versi Sumatera Barat.

Adapun detail lokasi landmark desa yang satu ini berada di Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Untuk menuju lokasi jembatan gantung di kampung crazy rich ini butuh waktu perjalanan kira-kira 6 jam dari Bukittinggi.

Kampung yang disebut juga sebagai Nagari Tabek Sarojo ini dikenal sebagai gudangnya crazy rich, karena masyarakatnya yang dikenal luas pandai mengatur keuangan.

Selain itu, kekayaan alam berupa emas, perak, dan lainnya membuat masyarakatnya kebanyakan berprofesi sebagai pedagang dan pengrajin emas.

Jembatan Gantung Termegah di Kampung Sumatera Barat ini tidak hanya sekadar nominal biaya konstruksi yang dihabiskan, tetapi juga karena posisinya yang menggantung di antara tebing curam yang dikelilingi oleh pepohonan dan sungai raksasa pembelah desa tersebut.***

Rekomendasi