Ledakan Maha Dahsyat 1815! Ternyata Gunung di NTB Jadi Penyebab Perancis Tidak Menjadi Bahasa Internasional

InNalar.com – Jika melihat sejarah, ternyata negara Indonesia pernah mengalami letusan gunung api yang maha dahsyat yang berasal dari gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain jadi yang terbesar, ternyata ledakan gunung dari jalur lava itu juga sempat memberikan pengaruh pada Napoleon Bonaparte, penjelajah Perancis.

Bagaimana tidak, orang yang memimpin kekaisaran Perancis itu ternyata tengah melakukan perang hingga akhirnya menyebabkan ia kalah.

Baca Juga: Merinding! Begini Kisah Misteri Kota Saranjana di Kalimantan Selatan, Musisi Siapa yang Pernah Konser di Sana?

Padahal, jika melihat jarak dari gunung tersebut hingga ke Eropa, tentu jaraknya bisa mencapai ribuan Km jauhnya.

Walaupun nyatanya memang ledakan pada jalur lava tersebut memang memberikan pengaruh hingga Eropa, atau sampai ke penjuru dunia.

Pasalnya, selama erupsi terjadi pada 10 April 1815, hal ini memang membuat hilangnya musim panas yang terjadi selama 10 tahun lamanya.

Baca Juga: Daftar 5 Kota Terkotor di Indonesia, Salah Satunya Ternyata Kota Medan, Ada yang Sempat Menolak Predikat Itu?

Berdasarkan hal itu, terdapat kematian yang mencapai sekitar 100 ribu jiwa banyaknya, dan menciptakan bencana-bencana lain.

Bencana lain yang dimaksud yaitu seperti terjadinya gagal panen karena rusaknya iklim, tahun tanpa musim panas, kematian pada hewan ternak, dan banyak lagi.

Sedangkan saat ledakan Tambora di NTB ini terjadi, sebenarnya kala itu Napoleon Bonaparte tengah melakukan pertempuran Waterloo pada Juni 1816.

Baca Juga: Pernah Jadi Pengusaha Kayu, Edi Cahyana Wakil Bupati Magelang Punya Harta Kekayaan Belasan Miliar Kalahkan…

Namun siapa sangka, kekalahan Perancis pada pertempuran itu ternyata memberikan dampak yang cukup menarik bagi dunia.

Melansir dari Kanal YouTube Virga Raditya, hal menarik itu adalah kemungkinan besar bahasa internasional yang akan digunakan adalah bahasa Perancis, bukan bahasa Inggris.

Pertempuran itu terjadi di Belgia, dan terjadi pada 18 Juni 1915.

Berdasarkan ledakan gunung di NTB ini juga yang membuat Napoleon Bonaparte harus mengalami kekalahan dari negara sekutu, yaitu Belanda, Inggris dan Jerman.

Lebih detailnya, saat gunung Tambora meletus, dampak yang diberikannya adalah membuat Eropa dan Amerika Utara mengalami tahun tanpa musim panas.

Selain itu, terjadi pula hujan deras yang terjadi di seluruh Eropa sehingga membuat negara Perancis harus mengalami kekalahan pahit.

Kontribusi hujan deras serta lumpur yang diakibatkan oleh ledakan terbesar ini dipercaya memberikan kontribusi pada kekalahan prajurit Napoleon Bonaparte.

Meskipun masih kemungkinan, bisa saja jika Tambora tidak erupsi hal ini dapat membuat Perancis memenangkan pertempuran Waterloo.

Berlanjut pada kemenangannya itulah sehingga bisa membuat bahasa internasional yang digunakan saat ini adalah Bahasa Perancis, bukan Bahasa Inggris seperti yang saat ini kita kenal.***

 

Rekomendasi