Jadi yang Termuda, Kekayaan Bupati Dharmasraya Sumatera Barat Ini Sempat Anjlok Rp8,8 Miliar dalam Setahun?

inNalar.com – Sosok bupati Kabupaten Dharmasraya digelari sebagai pemimpin daerah termuda di Sumatera Barat, bahkan paling muda di Indonesia.

Pasalnya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan kala itu dilantik sebagai Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat saat dirinya masih berusia 26 tahun.

Tentunya dengan usia Sutan Riska yang dipandang terlalu muda untuk menjadi seorang Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat ini mengundang cibiran banyak pihak.

Baca Juga: Cuma Punya 1 Mobil, Simak Kekayaan PJ Bupati Kepulauan Sangihe Rinny Tamuntuan yang Totalnya Hampir Rp9 Miliar

Perasaan diragukan dan diremehkan pun dirasakannya sebab dirinya yang berasal dari keluarga sederhana, tetapi ternyata ia berhasil membawa daerahnya berkembang di bawah kepemimpinannya.

Salah satu yang paling membuat dirinya diacungi jempol adalah prestasi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya yang satu ini.

Dilansir dari laman BPK RI, selama delapan kali berturut-turut Pemerintah Kabupaten di Sumatera Barat ini mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) berkat Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Baca Juga: Paling Miskin di Antara 3 Wakil Ketua DPRD Samarinda, Segini Jumlah Kekayaan Subandi, Cuma Rp500 Juta?

Hal tersebut menjadi perhatian banyak pihak karena keberhasilan sang bupati termuda di Indonesia ini meraih WTP dari LKPD sejak tahun 2016 – 2022.

Itulah salah satu alasan Sutan Riska mampu mempertahankan jabatannya selama dua periode. Lantas, seberapa banyak harta kekayaan Sutan Riska selama menjabat sebagai Bupati Dharmasraya?

Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) per 1 Maret 2020, terlihat total asetnya mencapai Rp12,5 miliar.

Baca Juga: Kekayaan Sugiyono Ketua DPRD Samarinda Ini Tiap Tahun Terus Bertambah, Tanahnya Saja Senilai Rp7 Miliar

Namun pada tahun selanjutnya, harta kekayaan Bupati Dharmasraya Sutan Riska langsung merosot tajam menjadi Rp3,72 miliar.

Meski merosot tajam, jika sebelumnya pada 2020 dirinya tercatat memiliki hutang sebesar Rp2 miliar, tetapi pada tahun-tahun selanjutnya dirinya tercatat terbebas dari hutang.

Pada tahun 2022, kekayaannya pun kian merosot ke angka Rp3,59 miliar, tetapi di tahun selanjutnya catatan harta yang dimilikinya terpantau meningkat menjadi Rp3,64 miliar.

Bupati termuda di Sumatera Barat ini diketahui memiliki 9 unit harta tak bergerak berupa tanah dan bangunan dengan total nilainya mencapai Rp1.885.000.000.

Ketiga unit di antaranya merupakan hibah tanpa akta dengan luas dan nilai taksiran yang sama, yakni seluas 100.000 meter persegi dengan masing-masing nilainya Rp100 juta.

Sementara sisanya diketahui merupakan tanah dan bangunan yang dibeli dengan hasil sendiri.

Adapun satu-satunya bangunan seluas 84 meter persegi yang dibangun di atas lahan seluas 390 meter persegi ini nilainya mencapai Rp1,1 miliar.

Baca Juga: Sempat Kontroversi Jadi Cawapres Prabowo, Intip Harta Kekayaan Gibran Hingga Punya Tanah Rp17,3 Miliar!

Sementara sisanya dalam bentuk tanah seluas 12.540 meter persegi senilai Rp155 juta dan dua unit sisanya masing-masing senilai Rp60 juta dengan luas 540 meter persegi dan 425 meter persegi.

Adapun kendaraan yang dimilikinya hanya satu unit, yakni Honda Accord sedan keluaran 2011 yang nilainya Rp180 juta.

Tercatat pula harta bergerak dalam wujud lainnya ditotal mencapai Rp1,27 miliar. Ditambah lagi dengan kepemilikan surat berharga senilai Rp125 juta hingga simpanan kas sebesar Rp179 juta.

Dengan demikian tercatat oleh LHKPN dari data kekayaan terbaru totalnya mencapai Rp3.640.421.971.***

Rekomendasi