

inNalar.com – Kampanye Genosida yang dilakukan Israel telah meruntuhkan banyak pemukiman dan gedung-gedung di Gaza.
Hingga semakin meningkatnya jumlah warga Palestina yang gugur di tanah kelahirannya tersebut.
Korban-korban genosida Israel semakin terlihat di rumah sakit daerah Gaza tengah, yang kini berubah menjadi lautan manusia.
Dilansir dari twitter Al-Quds, diketahui banyak pemukiman Gaza yang telah runtuh oleh bom Israel.
Seperti pemukiman warga di Kota Al-Qarara, tepatnya di Selatan jalur Gaza, telah berubah menjadi puing-puing reruntuhan.
Tentara zionis Israel juga terlihat menyerbu Kota Qabatiya, di utara tepi Barat yang diduduki oleh warga Palestina.
Selain itu, beberapa masjid juga kini mulai banyak yang rata dengan tanah. Seperti Masjid Imad Aqel di Jabalia.
Tepatnya di sebelah Utara jalur Gaza, kini telah rata dengan tanah akibat genosida Israel.
Dapat ditemukan juga beberapa warga Gaza yang berduka di rumah sakit karena menemukan sanak keluarganya telah menjadi korban penyerangan.
Seorang ibu, berduka mengucapkan selamat tinggal pada putranya, keempat cucunya, dan juga menantu perempuannya, yang semuanya telah dibantai dalam serangan udara Israel tadi malam.
Seorang anak laki-laki, menjadi salah satunya yang hidup dari keluarga Jouda di Gaza. Sedangkan ibu, ayah, dan saudaranya telah dibantai habis tanpa alasan selain karena seorang Palestina.
Pemandangan lain juga terlihat, beberapa petugas kesehatan mengalami syok karena keluarganya datang ke rumah sakit tempatnya bertugas, tanpa nyawa.
Israel bukan hanya menyerang orang-orang dewasa, namun balita dan anak-anak tak berdosa juga ikut menjadi korban pembantaian.
Dimana terdapat bayi tak berdosa, berhasil dikeluarkan hidup-hidup dari reruntuhan rumah keluarganya di Gaza, yang telah rata dengan tanah.
Seorang ayah di Palestina juga ditemukan memeluk erat putrinya yang masih balita ketika pesawat tempur membombardir rumah mereka, dan tidak melepaskannya, sedangkan keduanya ditemukan sudah tidak bernyawa.
Tidak ada alasan lain Israel menyerang, selain karena mereka adalah warga Palestina yang memang menjadi target pembantaian.
Korban di Palestina semakin bertambah banyak pada saat hari ke-16 kampanye genosida Israel dilakukan.
Sebagian besar diantaranya merupakan warga sipil, yang ditemukan di bawah reruntuhan rumah mereka.
Bukan hanya itu, seorang jurnalis Palestina juga kembali menjadi target penyerangan Israel, menggunakan pesawat tempurnya hingga membombardir rumahnya.
Hingga saat ini, menurut kementerian Kesehatan Palestina, jumlah warga yang terbunuh sejak awal genosida Israel di Gaza meningkat menjadi 4.651 orang.
Termasuk di dalamnya 1.873 anak-anak, dan 1.450 orang lainnya hilang di bawah reruntuhan.
Inilah informasi terkini dari keadaan dan jumlah korban Palestina selama penyerangan genosida Israel.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi