Warga Desa Sunu NTT Lakukan Ritual Ini di Depan Patung Presiden Jokowi, Ada yang Menarik Perhatian!

inNalar.com – Desa Sunu merupakan tempat yang berada di daerah Timor Tengah, tepatnya di Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT.

Mayoritas penduduk Desa Sunu masih menggunakan suku sebagai kepercayaan mereka. Namun ada yang menarik dari apa yang dilakukan oleh warga desa Sunu.

Kemaren, di hari Sabtu 21 Oktober warga desa sunu berduyun duyun menuju puncak gunung sunu untuk melakukan ritual.

Baca Juga: Tengah Cari Tiram, Wanita Aceh Ini Justru Temukan Harta Karun Berupa 30 Koin Emas, Harganya Setara…

Ritual yang dilakukan berada di depan patung Presiden Jokowi. Mereka memanjatkan doa dan harapan bagi warga Indonesia di hadapan patung tersebut.

Doa dan harapan tersebut disampaikan dengan melakukan ritual terlebih dulu. Mereka menyampaikan doa dan harapan menggunakan bahasa adat setempat.

Aksi tersebut dimulai dengan dengan ritual adat natoni atau melakukan penuturan (pembacaan) tentang harapan yang dimiliki warga desa sunu tersebut.

Baca Juga: Serukan Tak Pinjam ke Rentenir, Bupati Kukar Edi Damansyah Ternyata Tak Punya Hutang Sepeserpun

Mereka melakukan natoni dengan mengelilingi patung Presiden Jokowi secara tertib yang terdapat di puncak gunung Sunu itu.

Dilanjutkan dengan para tetua adat yang maju kedepan, ke hadapan patung Presiden Jokowi untuk melantunkan ritual dengan bahasa adat kepada alam semesta.

Ritual yang dilakukan di depan patung presiden Jokowi tersebut dimaksudkan karena mereka tidak dapat menemui presiden secara langsung.

Baca Juga: Bak Lika-Liku Kehidupan, Jalan Pessel-Solok di Sumatera Barat Senilai Rp60 M Penuh Tikungan Tajam, tapi…

Pada akhirnya warga desa Sunu melakukan upacara ritual di hadapan patung dengan berat 700 kg, dan tinggi 3,5 meter tersebut.

Adapun hal yang disampaikan adalah mengenai kebaikan dan keberlangsungan demokrasi di Indonesia agar terus terjaga dengan baik.

Karena bagi warga desa sunu, presiden Jokowi merupakan seorang yang istimewa, sekaligus menjadi bapak pembangunan Indonesia.

Dilansir dari ANTARA, mereka berharap agar Presiden Jokowi mampu untuk menjaga persatuan dan kesatuan negara Indonesia.

Terutama menjelang pilpres 2024 nanti. Menurut Nithanel Benu warga desa sunu mengharapkan bahwa Presiden Jokowi mampu membina kondisi politik bangsa dengan seadil-adilnya. Serta mampu menjalankan regenerasi pemimpin selanjutnya.

Permohonan tersebut disampaikan dengan maksud Presiden Jokowi agar bisa melakukan tindakan secara bijaksana dalam mengawal demokrasi bangsa.

“Kami berharap bahwa Presiden Jokowi mampu menjaga keanekaragaman bahasa dan juga adat istiadat yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Nithaniel selaku kepala adat warga desa Sunu.

Selain hal-hal tersebut warga desa Sunu juga menitikberatkan terhadap kestabilan negara dengan kondisi politik yang terjadi akhir-akhir ini.

Serta berharap bahwa Presiden Jokowi menjadi pemimpin yang dapat merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang mulai terpecah belah. ***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]