Telan Dana APBN APBD Rp37 Miliar! Rumah Sakit di NTT Ini Mangkrak 11 Tahun Lamanya Hingga Disorot KPK

InNalar.com – Rumah sakit merupakan satu fasilitas yang tentunya sangat penting bagi para warga di tiap sudut Indonesia.

Hal ini pastinya berlaku pula bagi para masyarakat di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sayangnya, fasilitas kesehatan tersebut yang berada di Desa Saosina Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur ini justru mangkrak hingga mendapat sorotan dari KPK.

Baca Juga: Biayanya Rp33 M, Pembangunan Stadion di Sumatera Utara yang Dirancang Rampung 2024 Berakhir Mangkrak, Kenapa?

Padahal jika bangunan tersebut sudah beroperasi, membuat para warga sekitar tak perlu lagi harus datang ke Larantuka.

Adapun bangunan yang dimaksud itu adalah rumah sakit Pratama Adonara.

Sebenarnya pembangunan pada fasilitas kesehatan tersebut mulai dibangun sejak 2012, dan telah rampung pada 2018.

Baca Juga: Mangkrak 1,5 Tahun, Realisasi Jalan Tol di Padang Sumatera Barat Senilai Rp5,3 T Digesa Usai Jadi Proyek Macet

Jika berkunjung kemari, nantinya akan melihat ruang IGD yang telah rampung, Poliklinik, ruang rawat inap, ruang farmasi dan dapur.

Meski begitu, walau beberapa tahun telah berlalu tempat kesehatan itu justru belum beroperasi hingga bisa disebut mangkrak.

Kejadian ini pun sampai mendapat sorotan dari KPK, karena pada kabupaten Fores Timur ini terdapat pula proyek lain yang ditinggalkan.

Baca Juga: Habiskan Puluhan Miliar, 7 Proyek di Sumatera Utara Diduga Mangkrak Bahkan Fiktif? Belum Dipakai Sudah Rusak!

Dilansir InNalar.com dari laman Pemerintah Kabupaten Flores Timur, jika sesuai target, sebenarnya tempat kesehatan ini akan beroperasi pada tahun 2023.

Akan tetapi, karena hingga bulan Juli tidak kunjung beroperasi, membuat komisi pemberantasan korupsi mulai menyoroti kejadian ini.

Apalagi pembangunan rumah kesehatan yang dimaksud ini menggunakan dana APBN dan APBD yang jumlahnya mencapai Rp 36,8 miliar.

Ditambah sebenarnya sudah ada pula para tenaga kesehatan yang telah disiapkan untuk mengoperasikan rumah sakit Adonara yang berada di Flores Timur tersebut.

Pada akhir tahun 2022, diketahui alasan fasilitas kesehatan tersebut belum dapat beroperasi adalah karena terhalangnya belum ada alat kesehatan.

Sebab alat kesehatan yang diperlukan itu membutuhkan anggaran hingga Rp 25 miliar.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]