

inNalar.com – H. Ali Mazi merupakan seorang Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) pada masa periode kedua yang telah menjabat sejak 5 September 2018 sampai 5 September 2023.
Periode pertama, dirinya menjabat sebagai Gubernur Sulawesi pada 18 Januari 2003 sampai 18 Januari 2008.
Ali Mazi sebelum menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara, dirinya mempunyai profesi sebagai Advokat.
Ali Mazi sendiri merupakan lulusan dari Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta pada tahun 1981 sampai 1990 dengan gelar Sarjana Hukum.
Selama dirinya menjadi Pejabat negara dengan menjabat sebagai seorang Gubernur, Ali Mazi wajib untuk melaporkan harta kekayaannya ke dalam situs LHKPN KPK.
LHKPN KPK sendiri merupakan sebuah upaya yang dibuat oleh pemerintah dalam pencegahan tindak korupsi yang sering terjadi oleh Pejabat negara.
Baca Juga: Disebut Gubernur Terkaya di Indonesia, Olly Dondokambey Miliki Harta Kekayaan Hampir Capai Rp500 M
Disebut-sebut Ali Mazi masuk dalam urutan ke delapan deretan Gubernur terkaya se Indonesia, bahkan mampu mengalahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Dilansir inNalar.com dari LHKPN KPK, gubernur sulawesi tenggara tersebut memiliki total harta kekayaan sebesar Rp30.783.937.449.
Dirinya tercatat hanya memiliki Tanah dan Bangunan berjumlah 3 aset, senilai Rp. 18.315.000.000. Ketiga aset tersebut berada di Kota Jakarta, Konawe, dan Kendari.
Gubernur Sulawesi Tenggara ini juga tercatat memiliki alat transportasi sebanyak 7 unit senilai Rp1.935.000.000.
Selain itu dirinya juga memiliki Harta bergerak lainnya sebesar Rp2.275.000.000, Kas dan setara kas senilali Rp8.258.937.449.
Dalam catatan LHKPN KPK Ali Mazi tidak tercatat memiliki Hutang sepeser pun, hal ini menyatakan jika total kekayaan Gubernur Sulawesi Tenggara ini mutlak sebesar Rp30,78 miliar.
Selama 5 Tahun kepemimpinannya sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali berhasil membawa Sultra sampai ke puncak prestasi.
Pada masa kepemimpinannya bersama dengan wakilnya yakni, Ali telah lakukan beberapa pembangunan serta perbaikan dalam infrastruktur dasar.
Dirinya juga mendorong pergerakan orang dan barang, serta berbagai inovasi yang telah mendapat apresiasi dalam segala pihak, baik tingkat nasional maupun sampai internasional.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi