Luasnya 7000 m2, Bandara VVIP di IKN Kalimantan Timur Ini Bakal Kental Budaya dan Mulai Dibangun Tanggal…

inNalar.com – Pembangunan dari Ibu Kota Negara atau IKN tidak hanya berlangsung di satu tempat dengan gedung-gedung pemerintahan saja.

Adapun pembangunan dari proyek IKN ini juga meliputi fasilitas yang berguna untuk mendukung keberlangsungan kegiatan di IKN.

Sebagai contohnya saja adalah Bandara VVIP (Very Very Important Person) di IKN ini.

Baca Juga: Punya Tampilan Mewah, Bandara Senilai Rp547 M di Mentawai Sumatera Barat Ini Siap Diresmikan Jokowi, Kapan?

Ibu Kota Negara atau IKN sendiri berada di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Pembangunan dari Bandara VVIP ini nantinya akan memakan biaya sebanyak Rp 4,28 triliun yang bersumber dari APBN 2023.

Adapun pengerjaan dari proyek ini akan dimulai setelah diadakan goundbreaking atau peletakan batu pertama pada tanggal 1 November 2023 nanti.

Baca Juga: Investasinya Rp10,8 Triliun, Begini Progres Bakal Bandara Internasional Megah di Kediri, Hampir Selesai?

Dilansir inNalar.com dari Kementerian Perhubungan RI, Bendara VVIP ini akan memiliki terminal yang dibangun di atas lahan seluas 7.000 meter persegi.

Keseluruhan luas terminal tersebut akan dibagi menjadi dua bagian, yakni 2.000 meter pergi merupakan terminal VVIP dan 5.000 meter persegi adalah terminal VIP.

Bandara VVIP di IKN ini runway dengan ukuran 3.000  x 45 meter dan dapat dilalui oleh pesawat-pesawat besar berjenis Boeing 777-300 ER dan Airbus A380.

Baca Juga: Butuhkan Dana Rp680 Miliar, Inilah 4 Fakta Menarik Pembangunan Bandara VVIP IKN yang Perlu Diketahui!

Selain ukurannya yang sangat lebar dan luas, infrastruktur satu ini juga dekat dengan gerbang udara IKN lainnya.

Gerbang udara yang dimaksud adalah Bandara Sepinggan yang hanya berjarak 25 km dan Bandara Samarinda yang hanya berjarak sekitar 107 km.

Selain menjadi salah satu gerbang udara IKN, bandar udara ini juga akan menunjukkan ciri khas budaya dalam desain maupun arsitekturnya.

Desain dari bandar udara ini memadukan unsur kearifan lokas yang khas dengan nuansa modern dan ramah lingkungan.

Adapun unsur budaya khas Kalimantan diantaranya adalah Rumah Panjang yang akan ditampilkan pada bangunan bandara dan pelabuhan.

Selanjutnya adalah burung rangkong yang merupakan hewan endemik dan juga lukisan atau garis-garis lengkung khas Kalimantan yang juga akan ditampilkan pada desain bandara dan pelabuhan.

Selain penuh dengan nilai budaya, Bandara VVIP di IKN ini juga akan memiliki konsep green airport atau bandara ramah lingkungan.***

 

Rekomendasi