Maksimalkan Potensi Wisata ‘Desa Habibie’, BRI Siap Hadirkan Satu Mantri Tiap Desa di Kabupaten Barru

inNalar.com – Langkah awal BRI dalam menyongsong desa Brilian sangatlah inovatif. Termasuk menghadirkan satu mantri di setiap desa, mampu untuk mengembangkan potensi desa yang ada.

Terutama di Desa Nepo, terletak di kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. BRI melalui regional office Makassar siap membantu.

Pengembangan potensi desa memang sangat dibutuhkan, terlebih untuk pemberdayaan masyarakat dengan meningkatkan UMKM yang ada.

Baca Juga: Total Dana Desa Rp480 M, Inilah 5 Daerah di Kabupaten Garut Jawa Barat yang Dapat Anggaran Minim, Kok Bisa?

Hadirnya mantri yang disiapkan oleh BRI dapat membantu pengawalan pemerintah desa dalam perbaikan administrasi, permodalan, keuangan, serta potensi bisnis yang ada di wilayah tersebut.

Dilansir dari Antara, Pimpinan Cabang BRI Barru David Ricardo menyatakan siap untuk mendukung segala kebutuhan dari desa binaan.

Terutama desa Nepo ini yang memiliki keunggulan sebagai desa wisata sekaligus memiliki potensi bisnis yang menjanjikan.

Baca Juga: Viral! Istri Sah Pergoki Suaminya yang Diduga Selingkuh di Jalan, Warganet Malah Salfok ke Anaknya

Mulai dari peternakan, budi daya madu, lalu didukung oleh sektor wisata. Desa Nepo sendiri memiliki julukan yang unik, yakni ‘Kampung Habibie Kecil’.

Memang, Desa Nepo tersebut menjadi tempat tinggal Presiden ke-3 Republik Indonesia di masa kecilnya dulu.

Seperti yang diketahui, dengan adanya mantri yang dipersiapkan oleh BRI. Selanjutnya akan mampu meningkatkan potensi-potensi dari desa tersebut.

Baca Juga: Inilah 5 Fakta Menarik Mengenai Provinsi Sulawesi Barat, Benarkah Jadi Daerah Tersepi di Indonesia?

Serta mengeksplorasi potensi yang sudah ada untuk dikembangkan lebih baik lagi, tentunya dengan binaan mantri dari BRI.

Hal tersebut merupakan perwujudan dari BRI memberi makna kepada masyarakat Indonesia. Khususnya dalam melahirkan desa-desa Brilian.

Nantinya desa Brilian tersebut diharapkan mampu berkembang pesat untuk menjadi promotor bagi desa lain di Sulawesi Selatan, bahkan di tingkat Nasional.

Sehingga perekonomian desa, tepatnya pengembangan desa mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap kemajuan ekonomi, serta pengembangan UMKM.

Ekspolarasi BUMdes sebagai pengelola perkonomian desa diharapkan menjadi wadah yang mampu untuk terus berinovasi dalam pengembangan sektor yang lain.

Sehingga desa promotor yang diimpikan oleh Program Revitalisasi Mantri oleh BRI dapat terwujud dengan baik.

Diketahui, Desa Nepo juga menjadi satu-satunya desa di Sulawesi Selatan yang berhasil lolos dalam tahapan 15 besar pemilihan desa Brilian Batch ke-3 oleh BRI di tahun ini.

Sebelumnya, desa Nepo Barru, ini menjadi finalis di batch 3 bersamaan dengan desa Puubunga di Wilayah Kolaka, yang masih satu wilayah kerja dengan BRI regional office Makassar.

Selanjutnya, Desa Nepo yang menjadi salah satu kompetitor di tahapan 15 besar nanti, berhak untuk mendapatkan pendampingan dari akademisi Universitas Padjajaran sebagai mitra strategis BRI dalam program New Desa Brilian. ***

 

Rekomendasi