

inNalar.com – Firli Bahuri merupakan seorang Komisaris Jenderal Polisi sekaligus Ketua KPK pada periode 2019-2023.
KPK mengungkapkan bahwa dua rumah Firli Bahuri telah dilakukan penggeledahan oleh Polda Metro Jaya pada Kamis (26/10/23).
Dua rumah milik Firli Bahuri tersebut masing-masing beralamat di Jalan Kertanegara 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan serta Perum Gardenia Villa Galazy A2 No.60, Kota Bekasi.
Proses penggeledahan rumah ini sendiri disebut terkait dengan kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Kasus ini sendiri tengah ditangani oleh Polda Metro Jaya.
Melansir dari Antara, proses penggeledahan tersebut dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, yakni Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak.
Harta Kekayaan Ketua KPK, Firli Bahuri
Melansir dari data laporan LHKPN, harta kekayaan Firli Bahuri hampir menembus angka Rp23 miliar.
Ia memiliki 8 bidang tanah dan bangunan dengan total Rp10,4 miliar yang ada di Kota Bandar Lampung dan Kota Bekasi.
Kemudian ia juga mempunyai 5 unit kendaraan total Rp1,7 miliar. Yakni kendaraan roda dua berupa Honda Vario tahun 2007 dan Yamaha N-MAX 2016.
Sedangkan untuk roda empatnya yaitu Toyota Innova Venturrer 2.0 AT tahun 2019, Toyota Camry 2.5 AT tahun 2021, serta Toyota LC 200 AT tahun 2012.
Firli Bahuri juga memiliki harta lainnya yang berupa kas dan setara kas dengan nilai sangat fantastis. Yakni menyentuh angka sekitar Rp Rp10,6 miliar.
Apabila seluruh harta kekayaannya ditotal maka jumlahnya mencapai Rp22.864.765.633.
Rumah Firli Bahuri Disebut “Safe House”, Tidak Dilaporkan ke LHKPN
Berdasarkan laporan data harta kekayaan Firli Bahuri di LKHPN, rumah Ketua KPK yang ada Jalan Kertanegara No.46 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tidak dilaporkan ke LHKPN.
Rumah ini sendiri telah dilakukan penggeledahan oleh tim penyidik dari Polda Metro Jaya dalam kurun waktu sekitar 2,5 jam.
Pada data LHKPN, Firli hanya memiliki 8 bidang tanah dan bangunan dengan keseluruhan totalnya Rp 10,4 miliar.
Yakni terdiri dari 4 bidang tanah di daerah Bandar Lampung serta 4 lainnya ada di Kota Bekasi.
Rumah yang terletak di Jalan Kertanegara tersebut disebut sebagai “Safe House”.
Yaitu sebuah rumah rahasia dari Firli Bahuri yang diduga menjadi lokasi bertemunya dengan para pejabat, tidak terkecuali Syahrul Yasin Limpo.
Akan tetapi, masih belum diketahui kapan persisnya Firli Bahuri bertemu SYL di rumah ini.
Proses penggeledahannya sendiri dilakukan karena tim penyidik memperoleh informasi lewat pemeriksaan saksi.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi