

inNalar.com – Rencana pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Kota Padang semakin terang usai kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sumatera barat pada Rabu, 25 Oktober 2023.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengungkap bahwa ground breaking pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Kota Padang bakal dilaksanakan pada 19 Desember 2023.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman Kementerian PUPR, progres terkini pembangunan Flyover Sitinjau Lauik tengah berada di tahap kajian.
Baca Juga: Tenggak Anggaran Rp395 Miliar, Proyek di Samarinda Kaltim Ini Gagal Jadi Flyover, Diganti dengan…
Sementara peninjauan desain jalan layang hampir selesai, sehingga ditargetkan penyelenggaraan ground breaking proyek ini bakal tepat pada waktunya.
Sebagaimana diketahui bahwa proyek Flyover Sitinjau Lauik menjadi solusi mengatasi kasus kecelakaan lalu lintas di jalan paling ekstrem se-Sumatera Barat.
Melansir dari laman Kementerian PUPR, pembangunan jalan layang penghubung Kota Padang dan Kabupaten Solok ini diproyeksikan bakal mengurangi radius tikungan.
Apabila semua radius tikungan kurang dari 15 meter diharapkan nantinya bisa kurang dari 95 meter dengan adanya Flyover Sitinjau Lauik ini.
Adanya infrastruktur jalan layang pengganti tanjakan ekstrem ini diharapkan pula akan semakin memuluskan geliat ekonomi Sumatera Barat di sektor pertanian.
Rencananya, flyover ini akan membentang sepanjang 2,78 kilometer di daerah Panorama satu.
Lokasi pembangunan yang berada di daerah rawan longsor dan kecelakaan lalu lintas ini membuat jalan layang Padang – Solok ini perlu pendalaman kajian desainnya.
Perlu diketahui, jalan layang ini telah masuk dalam usulan infrastruktur pembangunan di Kementerian PUPR sejak 2019.
Akhirnya, sebagaimana melansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan bahwa flyover ini bakal dibangun pada 2023.
Usai peninjauan langsung yang dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono bersama Gubernur Mahyeldi, beserta Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi pada Rabu, 2 Oktober 2022 lalu kabar proyek ini kian positif.
Perkembangan terkini pembangunannya kini menunggu penuntasan tahap kajian dan izin prakarsa dari pihak penyelenggara seperti pemerintah dan pihak lainnya yang terlibat dalam pembangunan ini.
Adapun mengenai pembiayaan proyek Flyover Sitinjau Lauik yang mencapai Rp4,8 triliun ini rencananya menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah bersama dengan Badan Usaha (KPBU).
Apabila seluruh tahapan rampung sesuai rencana dan targetnya, maka simbolis peletakan batu pertama bakal diselenggarakan pada 19 Desember 2023 mendatang.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi