

InNalar.com – Terdapat proyek di Jawa Timur yang baru dibangun 2 jam dan kini telah rusak.
Adapun pengerjaan yang dimaksud adalah pengecoran jalan Mojoagung-Mojoduwur. Tepatnya, pengecoran ini berada di daerah kabupaten Jombang.
Disebut baru dibangun 2 jam, sebab pengecoran pada area tersebut baru dicor sekitar dhuzur, namun sekitar pukul 14.00 telah rusak.
Alasannya, karena saat jalan ini tengah dicor dan masih basah para warga justru menggunakannya untuk melintas.
Tentu karena masih basah, jalan yang baru dicor ini langsung rusak parah.
Sebenarnya selama proyek ini berlangsung pihak pengerjaan telah memberikan tanda seperti rambu-rambu, pembatas hingga penjaga jalan.
Namun karena penjaga jalan tengah mengawal truk molen dan portalnya terbuka, para pengendara langsung melintasi jalan tersebut.
Bermula dari becak, sampai diikuti oleh kendaraan roda 4 hingga truk-truk besar pun ikut melintasinya.
Bahkan karena kejadian seperti tersebut terjadi, proyek ini sampai harus merugi sekitar Rp 50 juta.
Dilansir InNalar.com dari akun X @heraloebss, akhirnya jalan yang baru dicor sepanjang 50 meter tersebut kini hancur total.
Mengetahui postingan itu, akun @wirhadni berkomentar “Kalau kata Rocky Gerung, dungunya mendarah daging,”.
Berlanjut pada akun @MLimamS ia mengungkapkan “SDM rendah,”.
Sedangkan akun @sun31__ justru berkata “Jalan rusak diprotes, sekarang jalan dibenerin nggak mau nunggu sampai selesai diperbaiki. Apa maunya langsung bim salabim jadi apa prok prok prok.”
Tentu ini berita yang cukup mengejutkan, karena akhirnya jalan-jalan banyak yang diperbaiki.
Apalagi dana pengecoran jalan di Jawa Timur tersebut juga sampai menimbulkan kerugian sekitar Rp 50 juta.
Perlu diketahui, proyek ini sendiri anggarannya bersumber dari dana APBD Jombang yang menghabiskan Rp 3,8 miliar.
Sedangkan proyek jalan Mojoagung-Mojduwur ini akan dilakukan sepanjang 975 meter dengan lebar 7 meter.***