

inNalar.com – Jawa Timur atau yang biasa disingkat dengan Jatim merupakan daerah penghasil gula terbesar di Indonesia.
Bahkan sejak jaman kolonial Belanda, sebanyak 65 persen produk gula berasal dari daerah Jawa Timur atau Jatim.
Pada abad ke-19 saja tercatat ada ratusan pabrik gula di Jawa Timur dan ada lebih dari 10 pabrik gula di Sidoarjo.
Baca Juga: Capai Rp193 M, Intip Rincian Kekayaan Johnny G Plate Mantan Menteri Menkominfo dari Tahun ke Tahun
Salah satu pabrik gula yang beroperasi di kawasan Sidoarjo, Jawa Timur adalah Pabrik Gula Toelangan.
Pabrik Gula Toelangan diketahui telah dibangun sejak tahun 1850, era kolonial Belanda siam dan sempat eksis melakukan ekspor hingga ke Eropa.
Dilansir dari Youtube Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI, desain yang diterapkan untuk bangunan Pabrik Gula Toelangan di Sidoarjo memiliki ciri khas masa kolonial.
Banyak muda-mudi Sidoarjo pecinta fotografer yang kerap berkunjung ke lokasi tersebut untuk mengambil foto.
Namun, Pabrik Gula Toelangan yang dibangun sejak tahun 150 ini telah berhenti beroperasi sejak tahun 2016.
Pasca Pabrik Gula Toelangan berhenti beroperasi, kegiatan produksi gula dipindahkan ke Pabrik Gula Krembung.
Meskipun telah dibangun sejak tahun 1850, pabrik gula yang ada di Toelangan tersebut mampu bertahan lama di bawah pengelolaan PTPN X.
Kini pabrik gula yang ada di Toelangan sudah resmi tidak beroperasi, namun beberapa peralatan produksi gula masih ada.
Selain bangunan pabrik, terdapat beberapa alat produksi peninggalan era kolonial seperti mesin giling, ketel, rel lori, dan lokomotif.
Tidak hanya itu, kini di area sekitar pabrik juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dalam mengais rejeki.
Masyarakat sekitar membangun sebuah pasar malam hingga stand-stand untuk tempat berjualan di area Pabrik Gula Toelangan di Jatim.
Pabrik gula yang kini sudah tidak beroperasi tersebut tidak ditinggalkan begitu saja, namun juga siap menjadi bagian dari cagar budaya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi