Konglomerat Asal Kalsel Ini Pernah Jadi Tukang Becak, Kini Bangun Ribuan Masjid dan Madrasah Mewah

inNalar.com – Warga Kalimantan Selatan, siapa sih yang tidak kenal dengan konglomerat yang bernama H Mansyur ini?

H Mansyur merupakah salah satu orang yang terpandang di Kalimantan Selatan.

Dirinya merupakan salah satu pengusaha batu bara yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Miliki 12 Perbedaan Waktu, Ternyata Perancis Jadi Negara yang Miliki Zona Waktu Terbanyak di Dunia, Kok Bisa?

Menurut penuturannya dalam wawancara eksklusif di laman YouTube @InspiraMovie disebutkan bahwa dirinya merupakan orang yang bukan berasal dari keluarga berada.

Sebab itulah, dirinya dan kedua saudaranya memilih untuk merantau ke Kalimantan Selatan.

Sebelum akhirnya menjajakkan diri jadi pebisnis batu bara, dirinya mengawali karir sebagai tukang becak.

Baca Juga: 2 Jam dari Bandar Lampung, Wisata Pantai Wartawan Ini Punya Fenomena Unik yang Sumbernya Anak Gunung Krakatau

Setelah itu, dirinya pun pernah juga menjadi seorang tukang cukur untuk memenuhi perekonomian keluarga.

Lalu, setelah berfikir panjang, sosok H Mansyur pun akhirnya menjajajlkan dirinya ke dunia pertanian.

Di sektor pertanian inilah, ia mulai merasa bahwa perekonomian yang dijalankannya mengalami peningkatan.

Baca Juga: Dibangun Sejak 1850, Pabrik Gula di Jatim Ini Sempat Eksis Ekspor hingga ke Eropa, Begini Keadaannya Sekarang

Namun, tak disangka setelah ia memutuskan untuk menjadi sopir salah satu majikan di Kalimantan Selatan, ia harus ditahan selama 3 bulan.

Penahanan tersebut dikaitkan karena dirinya menabrak salah satu pengendara di jalan raya saat mengendarai mobil milik majikannya.

Perjalanan hidup dari konglomerat asal Kalimantan Selatan ini tidak hanya sampai di sana.

Ia memilih bangkit lagi setelah akhirnya dibebaskan dari penjara.

Setelah itu, akhirnya H Mansur memilih untuk ikut bekerja di sebuah perusahaan pertambangan batu bara.

Beberapa saat bekerja di pertambangan, akhirnya konglomerat asal Kalimantan Selatan tersebut pun memilih untuk berhenti bekerja.

Tujuannya berhenti adalah untuk mendirikan sebuah perusahaan pertambangan batu bara sendiri.

Hingga akhirnya, sekitar tahun 1993, perusahaan pertambangan batu bara milik H Mansyur mulai banyak dikenal publik.

Hingga, alat besar dan perlengkapan pertambangan lainnya pun sudah dipunyai olehnya.

Perusahaan pertambangan yang dimiliki oleh H Manyur pun sukses besar.

Namun, dalam prinsip hidupnya, kekayaan yang ia dapatkan haruslah sebagaian besar untuk kemaslahatan umat.

Dari sinilah, akhirnya ia membangun beberapa masjid, madrasah, hingga mushola.

Bangunan-bangunan masjid, mushola, hingga madrasah ia bangun bukan hanya di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan saja.

Melainkan di berbagai daerah yang sekiranya di sana tidak terlihat banyak masjid.

Itulah sekilas informasi mengenai konglomerat asal Kalimantan Selatan yang bangun ratusan masjid hingga madrasah di berbagai daerah.*** 

Rekomendasi