

inNalar.com – Pembangunan Bendungan Marangkayu di Kalimantan Timur yang dulunya sempat mangkrak kembali digeber habis-habisan.
Proyek lanjutan yang dikerjakan di Provinsi Kalimantan Timur tersebut kabarnya bakal menelan anggaran sebesar Rp 16 miliar.
Diketahui bahwasannya, pengerjaan proyek lanjutan bendungan mangkrak di Kalimantan Timur tersebut mendapatkan dana dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV melalui APBN.
Melansir dari laman YouTube @NARATIF disebutkan bahwa alasan proyek bendungan di Kalimantan Timur tersebut mangkrak adalah masalh pembebasan lahan.
Lalu, keberadaan atau letak dari proyek bendungan yang mangkrak tersebut berada di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.
Menurut informasi yang dilansir langsung dari laman resmi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan disebutkan bahwa pengerjaan bendungan ternyata telah dilaksanakan sejak 2007 silam.
Pengerjaan tersebut awalnya diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Kondisi fisik bendungan sendiri terlihat seperti hampir selesai.
Namun, akibat adanya masalah pembebasan lahan di sekitar wilayah bendungan, proyeknya pun akhirnya dihentikan.
Hingga akhirnya, setelah kepemimpinan Presiden Jokowi, proyek bendungan mangkrak di Provinsi Kalimantan Timur tersebut mendapatkan atensi dari Presiden.
Proyek yang telah dibangun sejak tahun 2007 tersebut akhirnya dilanjutkan kembali karena masuk ke dalam proyek strategis nasional atau PSN.
Rencananya, proyek Bendungan Marangkayu di Kalimantan Timur dapat segera diselesaikan pada tahun 2024 mendatang.
Dana senilai Rp 16 miliar yang dianggarkan dari APBN tersebut bukan hanya akan digunakan untuk memperbaiki struktur bendungan saja.
Melainkan, anggarannya juga akan digunakan untuk pembebasan lahan, serta penyediaan akses jalan dan lain-lainnya.
Selain difungsikan untuk menopang sistem irigasi persawahan, Bendungan Marangkayu di Kalimantan Timur juga bakal difungsikan untuk kebutuhan air baku di wilayah sana.
Itulah sekilas informasi mengenai Bendungan Marangkayu di Kalimantan Timur yang tolak mangkrak.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi