Tagar ‘FreePalestine’ Trending di Twitter, Situasi di Gaza Bak Neraka! Bom Berjatuhan Hampir Setiap Detik

inNalar.com – Tagar “FreePalestine” telah masuk dan bertahan di trending Twitter (X) selama beberapa hari terakhir.

Berbagai postingan mengatakan bahwa ini bukan lagi tentang agama, namun berkaitan dengan sisi kemanusiaan.

Hal tersebut berkaitan erat dengan kejadian pengeboman besar-besaran di Gaza yang dilakukan oleh Israel.

Baca Juga: Keren! Bendungan Jragung di Semarang Bakal Miliki Spot Botanical Garden: Libatkan Komunitas dan Warga Sekitar

Pada Jumat malam, 27 Oktober 2023 diketahui pasukan udara dan darat Israel melakukan pengeboman di perbatasan Israel dan Gaza.

Menurut keterangan seorang wartawan, bom yang jatuh di wilayah Gaza hampir terjadi dalam setiap detik hingga area tersebut bak neraka.

Tidak hanya itu, tagar “FreePalestine” juga trending akibat kejamnya perilaku yang diterima oleh warga Gaza.

Baca Juga: Kekayaannya Lebih dari Rp12 M, Inilah Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf yang Dinobatkan Sebagai Pemimpin Inspiratif

Saat ini saluran komunikasi di area tersebut telah diputus, sehingga tidak mudah bagi orang luar mendapatkan informasi.

Disamping itu, diketahui pula bahwa masyarakat Gaza tengah kesulitan untuk mendapatkan air yang bersih.

Bahkan beberapa perempuan di Gaza harus meminum pil untuk mencegah datangnya menstruasi karena kurangnya pembalut dan air.

Baca Juga: Demi Aliri Sawah 1494 ha, Proyek Bendungan Jlantah di Karanganyar Jawa Tengah Sampai Habiskan Dana Rp965 M?

Hal yang sangat naas tersebut diungkapkan oleh salah satu pemilik akun Twitter @Sara_Y_Ashour.

Diungkapkan pula bahwa tidak ada peluang untuk menemukan tempat aman yang memiliki air untuk mencuci.

Pasca pengeboman besar-besaran yang dilakukan oleh Israel terhadap Gaza, banyak rumah warga sipil yang telah hancur.

Bahkan Rumah Sakit Indonesia yang berada di wilayah tersebut juga mendapatkan serangan dan mengakibatkan banyak korban tewas.

Itulah mengapa trending tagar “FreePalestine” di Twitter sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat Gaza di Palestina. 

Beberapa masyarakat di London, Paris, dan Berlin juga menunjukkan dukungan dengan cara turun ke jalan dan protes mengenai gencatan sejata.***

 

Rekomendasi