Luasnya 23 Hektar, Lahan di Daerah Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Ini Bakal Jadi Percontohan Budidaya Pisang

InNalar.com – Pada beberapa waktu lalu Kabupaten Gowa berhasil melaksanakan panen raya di lahan seluas 250 hektar, dengan hasil rata-rata 7 ton per hektarnya.

Kini, Kabupaten Gowa kembali menjadi wilayah percontohan untuk pembibitan dan penanaman gerakan budidaya pisang dan nanas yang diinisiasi oleh Pemrov Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program penguatan pangan di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi demontration plot (demplot) untuk peternakan sebagai bagian dari integrated farming.

Baca Juga: Hasilkan 7702 Ton Per Hari, Inilah Potret ‘Gunung Sampah’ di Bantar Gebang Bekasi yang Bikin Geleng Kepala

Diketahui bahwa lahan percontohan dan pembibitan gerakan budidaya pisang dan nanas ini berada di Dusun Tambung, Desa Paccelekang, Kecamatan Pattalasang.

Adapun luas lahan yang disiapkan yaitu sekitar 23 hektar dengan mayoritas struktur tanah kering.

Melansir dari Pemprov Sulsel, Menurut Bahtiar Baharuddin, selaku PJ Gubernur Sulawesi Selatan, struktur tanah kering seperti yang ada di Kabupaten Gowa ini susah untuk dijadikan sawah.

Baca Juga: Miliki Bebatuan Mirip Ukiran ‘Hokage’, Desa Nglanggeran di Gunung Kidul Sampai Dijuluki Konoha di Dunia Nyata

Dengan demikian, lahan kering etrsebut lebih baik dimanfaatkan untuk budidaya tanaman holtikultura.

Lebih lanjut, menurutnya tanaman holtikultura ini memiliki potensi bisnis yang besar.

Oleh karena itu masyarakat harus diajarkan agar menjadi petani yang produktif, tidak sekedar bertani dan tidak sekedar bekerja.

Baca Juga: Telan Rp341 Miliar, Jembatan di Kutai Barat Kalimantan Timur Ini Malah Mangkrak dan Rugikan Pemkab Sebesar…

PJ Gubernur Sualwesi Selatan ini menekankan bahwa adanya budidaya pisang kedepannya akan menjadi peluang ekspor yang besar.

Apalagi dengan luas lahan 500 hektar, kemungkinan bisa ditanami kurang lebih 1 miliar pohon pisang.

Meski program budidaya pisang di lahan 1 juta hektar menuai pro kontra.

Namun hingga saat ini program tersebut terus dijalankan.

Sudah ada beberapa daerah di Sulawesi Selatan yang siap mensukseskan program tersebut, seperti Kabupaten Bone, Kabupaten Jeneponto dengan lahan 1.000 hektar, hingga Kabupaten Gowa.

Sementara itu, daerah Sulawesi Selatan yang lain terus diupayakan untuk ikut serta dalam program budidaya pisang tersebut.

Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan. Budidaya pisang ini nantinya akan diekspor juga keluar negeri. ***

 

Rekomendasi