Dibangun Sejak 2017, Bendungan di Kabupaten Lampung Timur Ini Bakal Punya Kapasitas Tampung 42,31Jjuta m3

InNalar.com – Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), percepatan pembangunan infrasturktur menjadi sangat penting.

Hal tersebut karena, PSN sendiri memiliki tujuan untuk mengatasi problem defisit infrastruktur hingga menurunnya investasi setelah krisis global.

Adapun, salah satu proyek PSN Era Presiden Jokowi berada di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Baca Juga: Tak Bisa Kendalikan Nafsu, Mertua Tega Gorok Menantu Sendiri yang Tengah Hamil 7 Bulan di Purwodadi Pasuruan

Proyek tersebut ialah Pembangunan Bendungan Margatiga. Bendungan ini sendiri dibangun sejak 207, dan akan ditargetkan selesai pada tahun 2024 mendatang.

Pembangunan Bendungan ini nantinya diharapkan bisa mendukung lumbung pangan nasional dan menigkatkan jumlah tampungan air.

Dengan demikian, aliran air irigasi ke lahan pertanian di wilayah Lampung ini masih bisa terjaga.

Baca Juga: Serasa Kembali Ke Era 80an, Begini Suasana Pasar Terpencil di Pedalaman Pegunungan Kapur Selatan Ponorogo

Adapun kapasitas daya tampung Bendungan Margatiga yaitu sebesar 42,31 juta m3 dengan luas genangan mencapai 2,217 hektar dan tinggi bendungan mencapai 22,5 meter.

Sedangkan, untuk konstruksi tipe urugan. Bendungam ini mempunyai lebar puncak 7 meter dengan tinggi panjang mencapai 321,76 meter.

Dimana, nantinya Bendungan Margatiga bisa untuk mengairi Daerah Irigasi (DI) di Provinsi Lampung dengan luas 16.588 hektar, yang terdiri dari DI Jabung Kanan dan Jabung Kiri.

Baca Juga: Sama-sama Pernah Jadi Pimpinan Tertinggi, Adu Harta Kekayaan Bupati Nunukan vs Sang Ayah, Tajir Siapa?

Kemudian, bendungan Margatiga juga akan menjadi pasokan air baku sebesar 0,8 m3/ detik di Wilayah Lampung Timur.

Selain untuk menyuplai irigasi, Bendungan Margatiga diproyeksikan bisa mereduksi banjir sebesar 83,10 m3/detik. Khususnya, untuk daerah Bandar Lampung dan Lampung Timur.

Selain Pembangunan Bendungan Margatiga. Nantinya, juga akan diikuti pembnagunan jaringan irigasi. Sehingga, jika biasanya petani hanya menanam satu kali selama tahun.

Saat Bendungan Margatiga dan jaringan irigasinya sudah jadi. Petani bisa menanam 2 hingga 3 kali penanaman.

Sementara itu, proyek Pembangunan Bendungan Margatiga ini anggaranya mencapai Rp 850 Miliar, dan konstruksinya dilakukan oleh PT Waskita Karya.

Selain dimanfaatkan untuk penguatan lumbung pangan dan sektor pertanian. Bendungan Margatiga juga bisa berfungsi untuk konservasi air, pencegah air asin, dan meningkatkan sektor pariwisata.

Diketahui dalam proses pembangunannya Bendungan Margatiga di Provinsi Lampung ini mendapati sejumlah masalah di lapangan.

Salah satunya terkait masalah lahan warga yang berjumlah 1.774 bidang, belum mendapatkan ganti pembayaran lahan dari pemerintah.

Meski demikian, pemerintah pusat sendiri berusaha sesegera mungkin mempercepat pembangunan Bendungan Margatiga dan menyelesaikan masalah tersebut.***

Rekomendasi