

inNalar.com – Proyek Strategis Nasional Bandara Nabire Baru di Provinsi Papua Tengah tidak dapat dipungkiri melalui lika-liku proses pembangunan yang cukup panjang.
Demi mewujudkan harapan warga Papua Tengah, realisasi pembangunan Bandara Nabire Baru terus diperjuangkan oleh Kementerian Perhubungan yang dalam hal ini menjadi penanggungjawab proyek.
Pembangunan Bandara Nabire Baru ini diketahui berlokasi di kawasan Karadiri, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Melansir dari laman resmi KPPIP, Bandar Udara ini membutuhkan dana investasi melangit yang nominalnya mencapai Rp1,217 triliun.
Gunakan skema pembiayaan yang bersumber dari dana APBN, boleh jadi itulah mengapa proses pembangunan Bandara Nabire Baru di Papua Tengah cukup diwarnai dengan hal-hal yang menyendat realisasinya.
Diketahui konstruksi pembangunan terminal udara ini dimulai pada tahun 2020 dan ditargetkan rampung pada 2022.
Meski progres per Desember 2022 Bandara Nabire di Papua Tengah ini sempat hampir sempurna 100 persen, tetapi pada kenyataannya ketuntasannya molor hingga tahun 2023.
Adapun di antara permasalahan yang membuat realisasi pembangunan Bandar Udara di daerah Karadiri ini meliputi tiga hal utama.
Permasalahan pertama dari proyek pembangunan Bandara Nabire Baru di Papua Tengah ini sebenarnya merupakan urusan klasik.
Persoalan klasik yang dimaksud agaknya menjadi konsekuensi dari skema pendanaan dari APBN, yakni realisasi anggaran yang belum jelas.
Permasalahan kedua yang membuat realisasi Bandara di Papua Tengah ini tersendat adalah penuntasan pembangunan jalur akses menuju bandar udara sepanjang 3 kilometer yang kala itu rupanya belum diaspal.
Padahal pembangunan terminal udara ini disebut hampir 100 persen rampung, sehingga upaya proyek penunjang, tepatnya pengaspalan akses jalan cukup memakan waktu dan membuat realisasi bandar udara ini menjadi semakin molor.
Selanjutnya, permasalahan ketiga adalah pembebasan lahan seluas 27 hektare yang kala itu belum diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire.
Pada akhirnya proyek pembangunan jalan menuju lapangan terbang di Karadiri sepanjang 3,5 kilometer ini kemudian dikebut Pemerintah Kabupaten dengan anggaran Otonomi Khusus 2022.
Melansir dari YouTube Provinsi Papua Tengah, progres terbaru dari pembangunan Bandara Baru Nabire ini adalah konstruksi bangunan bandar udara telah rampung.
Diketahui pula Gubernur Papua Tengah Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M. telah melakukan penandatangan prasasti dan peletakan batu pertama VIP Room bandar udara tersebut pada Rabu, 11 Oktober 2023.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi