

InNalar.com – Tiap wilayah di Indonesia pasti memiliki makanan tradisional yang khas pada tiap daerahnya masing-masing.
Begitu pula dengan apa yang ada di Kota Tangerang, provinsi Banten.
Sebab di kota tersebut memiliki wisata kuliner dengan makanan tradisional yang menarik.
Baca Juga: Buat Rugi Negara Rp1,5 Triliun, Pembangunan Jalan Tol di Karawang Barat Manipulasi Pemenang Tender
Disebut menarik, sebab orang-orang disini semuanya menjual makanan yang sama, yaitu Mie Laksa.
Adapun tempat berjualan kuliner tersebut dinamakan Wisata Kuliner Laksa Tangerang.
Berdasarkan sejarahnya, diketahui mi laksa ini dapat tercipta berawal dari perpaduan makanan antara Tionghoa dengan Melayu.
Saat memadukan kedua makanan dari dua etnis berbeda tersebut, maka terciptalah Mie Laksa yang jadi makanan tradisional di daerah provinsi Banten.
Dilansir InNalar.com dari Portal Informasi Indonesia, kata Laksa sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang memiliki arti banyak.
Pasalnya, saat membuat Mie Laksa, ternyata ditbutuhkan banyak macam dari bumbu dapur.
Saat makanan tradisional ini semakin populer, maka pada tahun 2010 lalu pemerintah kota Tangerang mulai membangun satu tempat yang difungsikan untuk berjualan Mie Laksa.
Berdasarkan hal itulah maka tercipta Wisata Kuliner Laksa yang berada di Jalan Mohamad Yamin, Kota Tangerang.
Memiliki luas 5000 meter, menariknya di tempat ini hanya ada orang yang berjualan Mie Laksa dan tidak ada yang lain.
Menurut channel YouTube Vinny Laurencia, ternyata para penjual Mie laksa yang berada di wisata kuliner tersebut merupakan anggota dari satu paguyuban yang sama.
Tentu tak heran walaupun mereka menjual produk yang sama semua, namun para pedagang tetap menjalani bisnisnya dengan baik-baik.
Bahkan omzet yang dapat diperoleh tiap harinya pada penjual makanan tradisional tersebut dapat mencapai Rp 1,5 juta.
Apalagi saat weekend atau di hari libur, omzet yang didapat mereka dari penjualan mi Laksa di daerah provinsi Banten ini bisa mencapai Rp 5 juta.
Saat berkunjung kemari, tak perlu khawatir dengan cuaca panas yang tengah terasa.
Pasalnya tempat ini didesain asri, dengan ada pepohonan rindang yang menaungi pada pondok-pondok tersebut.
Sekedar informasi, Wisata Kuliner Laksa Tangerang ini buka selama 24 jam.
Jadi jika para pelanggan merasakan kelaparan di jam berapapun, tak perlu khawatir lagi. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi