Soal Pencopotan Baliho Ganjar-Mahfud di Bali, Jokowi Beri Himbauan: Pemerintah Daerah dan Semua ASN Harus…

inNalar.com – Media dihebohkan dengan kejadian pencopotan baliho Ganjar-Mahfud oleh Satpol PP di Gianyar, Bali.

Pencopotan baliho kader PDIP ini bersamaan dengan kunjungan Presiden Jokowi ke Gianyar, Bali.

Momen yang hampir bersamaan ini memicu kabar yang simpang siur, bahkan ada yang menuduh bahwa Presiden Jokowi telah memerintahkan hal ini.

Baca Juga: Hasilkan Listrik 8 Megawatt, PLTSa di Solo Jateng Ini Siap Beroperasi dan Bisa Habiskan Sampah dalam 7 Tahun

Dilansir inNalar.com dari salah satu video YouTube yang diunggah oleh akun Sekretariat Presiden, Jokowi beri klarifikasi terkait peristiwa ini.

Video tersebut menampakkan Jokowi bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, yang tengah memantau progres pembangunan IKN.

Pesan Jokowi untuk ASN

Dalam sela-sela wawancara dengan media, presiden RI ini menyebut telah mendapatkan informasi dari gubernur provinsi Bali.

Baca Juga: Usai Mangkrak 10 Tahun, Proyek Mall Megah di Padang Sumatera Barat Ini Dilanjutkan, Investasinya Rp500 Miliar!

Informasi tersebut berkaitan dengan tragedi pencopotan baliho Ganjar-Mahfud oleh Satpol PP di Gianyar, pada 31 Oktober 2023.

Jokowi, dalam video tersebut, memberi himbauan kepada seluruh anggota pemerintah daerah di Indonesia.

“Pemerintah pusat, pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, atau kota, semuanya harus netral,” ucap Jokowi dengan tegas.

Baca Juga: Omzet Capai Rp5 Juta! Tangerang Ternyata Miliki Tempat Wisata Kuliner Didominasi Jual Mie Laksa, Kok Bisa?

Bukan hanya anggota pemerintah daerah saja atau Aparatur Sipil Negara (ASN), semua oknum, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus netral.

Polisi Republik Indonesia (Polri), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tentunya juga harus netral.

Himbauan Jokowi untuk Meminta Izin Pengurus Partai

Jokowi menyebut, jika pemerintah daerah ingin memindahkan atribut partai, seharusnya mereka meminta izin terlebih dahulu kepada pengurus partai setempat.

“Mestinya, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, meminta izin terlebih dahulu kepada pengurus partai setempat,” tuturnya saat menjelaskan.

Ia menambahkan, pemerintah daerah wajib berkomunikasi dengan pengurus partai setempat.

Jangan sampai pemindahan atribut ini memicu kesalahpahaman yang berujung pada keresahan dan pertikaian.

Jokowi menyampaikan, untuk pemasangan atribut yang melanggar aturan, hendaknya diurus pemerintah daerah namun tetap disertai konfirmasi.

Ganjar Tiba di Bali

Bergantian dengan Jokowi, hari Rabu, 1 November 2023, Ganjar Pranowo berkunjung ke Bali.

Dilansir inNalar.com dari cuitan Twitter atau X yang diunggah oleh akun @Miduk17, masyarakat Bali berebut bersalaman dengan Ganjar.

Ratusan masyarakat ini telah menantikan kedatangannya di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Selanjutnya, kedatangan Ganjar di Prama Sanur Beach Hotel, disambut oleh 190 penari cilik, diiringi lantunan musik khas Bali.

Upaya penyambutan kepada bacapres asal PDIP ini, membungkam isu yang mengatakan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud tak diterima oleh masyarakat Bali. ***

 

Rekomendasi