

inNalar.com – Menjelang pemilu 2024, berbagai nama dari partai manapun ikut mencuat ke publik, termasuk PDIP.
Salah satu kader partai PDIP ini tiba-tiba saja namanya ikut bertebaran di publik akibat sikapnya yang terbuka
Sosoknya adalah Budiman Sudjatmiko, yang merupakan anggota DPR RI periode 2014-2019 yang berasal dari fraksi PDIP.
Diketahui, tidak lama ini Budiman Sudjatmiko mendeklarasikan dukungannya kepada salah satu bakal calon presiden Prabowo Subianto.
Dirinya menyatakan dukungan kepada Prabowo pada pemilu yang diselenggarakan pada tahun 2024 mendatang.
Sontak saja, hal tersebut langsung mendapatkan respon keras dari partainya PDIP.
PDIP diketahui melakukan tindakan dengan memberi Budiman Sudjatmiko ultimatum agar mundur atupun dipecat.
Menurut pernyataan Budiman Sudjatmiko, dirinya melakukan hal tersebut berdasarkan atas keinginan pribadi, dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan kepartaian.
Melansir dari laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (LHKPN KPK), ternyata segini kekayaan yang dimiliki sosok Budiman Sudjatmiko tersebut.
Berdasarkan data informasi, sosok kader PDIP tersebut terakhir kali menyampaikan laporan harta kekayaannya kepada KPK pada tanggal 29 Maret 2019.
Diketahui, total keseluruhan harta kekayaan milik Budiman Sudjatmiko tercatat senilai Rp1,7 miliar.
Dari total tersebut, sebagian besar berasal dari set tanah dan bangunannya di Jakarta Timur yang dihasilkan sendiri.
Budiman Sudjatmiko memiliki aset tanah dan bangunan dengan jumlah Rp1,5 miliar.
Sisanya berasal dari aset alat transportasi sebesar Rp180 juta, dan harta bergerak lainnya senilai Rp9 juta.
Kemudian, ada pula aset kas dan setara kas yang nilainya sebesar Rp 80 juta, serta harta lainnya yang nilainya Rp25 juta.
Menurut latar belakang karirnya, Budiman Sudjatmiko ternyata pernah dipenjara pada masa pemerintahan Orde Baru.
Dirinya dipenjara akibat adanya tudingan dalang insiden peristiwa 27 Juli 1996.
Namun, karena adanya amnesti dari Gus Dur pada tanggal 10 Desember 1999, kader PDIP tersebut akhirnya dibebaskan setelah menjalani hukuman selama 3,5 tahun.
Pada tahun 2021 lalu, Budiman Sudjatmiko juga ditunjuk oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengisi jabatan sebagai Komisaris Independen di PTPN V.
Berbekal latar belakang tersebut, pantas saja jika kekayaanya jadi sorotan publik.
Saat ini, karir Budiman Sudjatmiko sendiri di PDIP berada di ambang kehanyutan.
Dirinya terancam dipecat karena menyatakan dukungannya terhadap Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pada pilpres 2024.
Itulah sekilas informasi terkait Budiman Sudjatmiko, kader PDIP yang nyatakan dukungannya terhadap Prabowo Subianto.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi