

inNalar.com – Ahok memiliki nama asli Basuki Tjahaja Purnama pernah menjabat sebagai Gubernur di DKI Jakarta.
Jabatan tersebut diembannya setelah Jokowi cuti panjang karena dikabarkan mendaftar sebagai capres 2014.
Ahok tidak hanya bergerak di dunia politik, namun beliau juga memiliki pengalaman mentereng dalam bidang bisnis.
Dirinya pernah menjadi Direktur PT Nurindra Ekapersada yang pada tahun 1995 dipersiapkan untuk membangun pabrik Travel Pack Sand.
Ahok juga mendirikan sebuah pabrik untuk mengelola pasir kuarsa yang dibangun di Pulau Belitung.
Pembangunan pabrik tersebut menjadi cikal bakal adanya kawasan industri di pelabuhan Samudera yang dikenal dengan nama Kawasan Industri Air Kelik (KIAK).
Baca Juga: Adu Kekayaan Pemimpin Kaltim, Mantan Gubernur Vs Pj Gubernur, Tanah Siapa yang Paling Banyak?
Dari tahun 2019 hingga saat ini, Ahok menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Pertamina.
Sehingga tak ayal jika Ahok memiliki harta kekayaan yang fantastis bahkan bernilai puluhan miliar rupiah.
Pernah menjabat sebagai kepala daerah, Ahok turut serta melaporkan kekayaannya ke LHKPN.
Dalam laporan tersebut Ahok memiliki total kekayaan hingga Rp53.667.208.314 dalam periode tahun 2022.
Dari jumlah kekayaan yang sangat melimpah itu, ternyata dalam laporan LHKPN beliau tidak memiliki alat transportasi dan mesin sama sekali.
Kekayaan tersebut tersebar ke aset tanah dan bangunan dengan nominal Rp43.228.613.033.
Tanah dan bangunan menjadi aset terbesar yang dimilikinya. Sedangkan harta lain tersebar dalam bentuk harta bergerak lainnya.
Tidak hanya itu terdapat pula surat berharga, kas dan setara kas, serta harta lainnya.
Namun, tidak ada aset berbentuk alat transportasi dan mesin karena pada catatan laporan LKHPN nilainya nol rupiah.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi