Unit 3 Hortatory Exposition, Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka: Activity 1, Hlm. 97-101

inNalar.com – Bagi siswa kelas 12 SMA yang tengah memasuki pembelajaran Bahasa Inggris berbasis unit 3 bisa banget mempelajari artikel kunci jawaban ini.

Selain mengulas materi Hortatory Exposition: Netiquette, kalian juga dapat memahami terjemah teks dari segmen “Did you know?” di halaman 99.

Pembahasan latihan soal kali ini berfokus pada pembelajaran dari halaman 99 – 101.

Baca Juga: dr Zaidul Akbar Sebut Ramadhan Jadi Momentum Reset Tubuh, Muslim Bisa Rasakan Efek Luar Biasa Ini

Berhubung tema besar pembelajaran unit 3 Hortatory Exposition: Netiquette, sudahkah kamu mengetahui apa arti dari kata tersebut?

Hortatory Exposition adalah teks yang biasanya digunakan untuk mempengaruhi pembaca. Tujuannya agar pembaca melakukan apa yang tertuang dalam ide sebuah tulisan.

Sementara, Netiquette adalah cara yang dapat diterima ketika berkomunikasi melalui internet, menurut kamus Oxford.

Baca Juga: Warga Jakarta Sudah Tahu? Transjakarta Bagi-bagi Takjil Gratis di Halte selama Ramadhan, Cek Lokasinya

Jadi netiquette merupakan campuran dari dua kata, yaitu network atau jaringan dan etiquette atau etika.

Selanjutnya, sebagaimana yang kalian pahami bahwa materi buku paket berbasis Kurikulum Merdeka ini diawali dengan sebuah bacaan.

Berikut terjemah teksnya dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Kalian dapat mempelajari kosakata sulit di setiap paragrafnya.

Baca Juga: Bab 6 Subbab Kata Konkret, Kunci Jawaban Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Hal. 235 dan 237 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi

Did You Know?
Tahukah kamu?

In the spirit of Safer Internet Day theme – “Together for a Better Internet,” Microsoft is releasing the latest results from their sixth annual digital civility study, Civility, Safety & Interaction Online, as well as a newly updated “Digital Civility Index” (DCI) score.

Dalam rangka bersemangat dalam memperingati Safer Internet Day yang bertemakan “Bersama untuk internet yang lebih baik”, Microsoft merilis hasil terbaru dari studi tahunan mereka yang keenam tentang kesopanan digital, keamanan, dan interaksi online, serta skor terbaru dari “Indeks Kesopanan Digital”.

The global survey, conducted in 22 countries – including ten European countries – polled teens aged 13-17 and adults aged 18- 74 about their exposure to 21 online risks across four categories (reputational, behavioural, sexual, and personal), their experiences of life online (including during the pandemic) and how interactions in those areas have impacted their perception of online civility.

Survei global ini dilakukan di 22 negara, termasuk sepuluh negara Eropa, dengan melibatkan remaja usia 13-17 tahun dan orang dewasa usia 18-74 tahun. Survei ini bertujuan untuk mengetahui paparan mereka terhadap 21 risiko online dalam empat kategori: reputasi, perilaku, seksual, dan pribadi. Selain itu, survei juga meneliti pengalaman mereka di dunia digital, termasuk selama pandemi, serta bagaimana interaksi dalam area tersebut memengaruhi persepsi mereka terhadap kesopanan online.

Baca Juga: Bosan dengan Ayam Goreng Biasa? Saatnya Naik Level dengan Resep Super Gurih Rasa Bintang 5 Ini

2022’s global DCI score stands at 65 percent – the best it has been since the survey began in 2016. This overall score also marks a two percent improvement since 2020.

Skor global DCI tahun 2022 mencapai 65 persen, yang merupakan skor terbaik sejak survei ini dimulai pada tahun 2016. Skor ini juga mengalami peningkatan dua persen sejak tahun 2020.

Of the 22 countries surveyed, the Netherlands leads the way, with Germany, France, the UK, and Italy also appearing in the top ten. Singapore took the fourth place globally and the first in Asia for its level of online civility.

Baca Juga: Bersiap Langsing dan Sehat saat Puasa Ramadhan? Ini Dia Cara Diet Intermittent Fasting yang Tepat

Dari 22 negara yang disurvei, Belanda menempati posisi teratas dalam hal kesopanan online, diikuti oleh Jerman, Prancis, Inggris, dan Italia, yang juga masuk dalam sepuluh besar. Singapura berada di peringkat keempat secara global dan peringkat pertama di Asia dalam hal kesopanan online.

Nearly 9 out of 10 respondents, across all genders and age groups, stated there’s a need to better educate people on how to make the digital world safer.

Hampir 9 dari 10 responden, dari semua gender dan kelompok usia, menyatakan bahwa masyarakat perlu lebih diedukasi tentang cara membuat dunia digital menjadi lebih aman.

Baca Juga: Anti Ngantuk dan Loyo! Cobain Tips Ala dr Zaidul Akbar Buat Jaga Stamina Saat Puasa Ramadhan, Cuma Pakai 2 Bahan Ini

Kunci Jawaban Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA: Activity 1 (Halaman 101) 

Jawablah pertanyaan dari tampilan Picture 3.5 dan 3.6. Lalu, jawab empat pertanyaan berikut dengan pernyataan yang sesuai dengan pengalaman kalian.

Answer the questions orally.

  1. Are you familiar with any social media platforms?
    Apakah kamu familiar dengan berbagai platform media sosia?
  2. Which do you think is the most popular among teenagers?
    Platform media sosial yang mana sekiranya terpopuler di kalangan remaja?
  3. Do you get ‘likes’or ‘dislikes’ when posting something on social media?
    Apakah kamu suka mendapatkan ‘likes’ atau ‘dislikes’ ketika memposting sesuatu di media sosial?
  4. How do you respond to them?
    Bagaimana kamu merespon reaksi mereka (warganet)?

Baca Juga: Bosan dengan Ayam Goreng Biasa? Saatnya Naik Level dengan Resep Super Gurih Rasa Bintang 5 Ini

Kunci Jawaban

  1. Yes, I am familiar with several social media platforms such as Facebook, Instagram, TikTok, Twitter X, and YouTube.
  2. I think it depends on the culture of a particular country. I think TikTok and Instagram are the most popular among teenagers, especially in Indonesia, because they focus on short videos, trends, and interactive content.
  3. Kemungkinan jawaban yang pertama:
    Yes, when I post something on social media, I sometimes receive ‘likes’ and, in some cases, even negative reactions or dislikes.

    Kemungkinan jawaban yang kedua:
    Yes, sometimes when I post something on social media, there are always people who like my posts, whereas so far, I have never received any “dislikes” on my posts.

  4. If I get likes, I feel happy and motivated to keep sharing content. If I get dislikes or negative comments, I try not to take them personally. Instead, I use them as feedback or simply ignore them if they are not constructive.

Baca Juga: Bersiap Langsing dan Sehat saat Puasa Ramadhan? Ini Dia Cara Diet Intermittent Fasting yang Tepat

Demikian kunci jawaban Bahasa Inggris Kurikulum Merdeka untuk kelas 12 SMA. Jadikan rangkaian kalimat ini sebagai acuan belajar dan pemberi inspirasi saja, ya.

Segala rangkaian kalimat akan lebih relate dengan opini masing-masing siswa. Selamat belajar!***