Pulau Pingelap Miliki Jumlah Penduduk Buta Warna Total Terbanyak Sedunia! Terpencil di Tengah Samudra Pasifik

inNalar.com – Pulau yang memiliki populasi penduduk dengan kondisi buta warna total terbanyak sedunia adalah Pingelap.

Terhitung sebanyak 10% penduduk yang tinggal di Pulau Pingelap memiliki kondisi buta warna total.

Berdasarkan cerita sejarah, hal ini disebabkan oleh terjadinya pernikahan sedarah di masa lalu.

Baca Juga: Dibangun 1963, Museum di Kalimantan Tengah Simpan Keunikan Suku Dayak hingga Dilirik Turis Asing, Lokasinya…

Sehingga menghasilkan banyak keturunan di Pulau Pingelap yang memiliki gen buta warna total hingga saat ini.

Pulau dengan penduduk buta warna total terbanyak sedunia ini berada di tengah perairan Samudera Pasifik.

Menjadi bagian dari negara federasi Mikronesia, pulau terpencil ini memiliki luas 1,8 km2 atau sekitar 455 hektar.

Baca Juga: Ekonomi Sumatera Selatan Makin Maju Akibat Kehadiran Jalan Tol Senilai Rp13,1 Triliun dan Flyover Sepanjang…

Ditinjau dari YouTube Jelajah Bumi, lokasi pulaunya yang berada di tengah samudra ini menjadikan pulau tersebut dalam etnografi kawasan pulau Pasifik Selatan.

Terdapat 3 deretan pulau, yaitu Pulau Daikai, Pulau Sukoru, dan Pulau Pingelap di kawasan tersebut.

Namun, hanya Pingelap saja pulau yang memiliki penghuni, sedangkan yang lain tidak.

Baca Juga: 15.000 Bocil Minta Jadi Manten, Ini 5 Daerah di Jawa Timur dengan Presentase Angka Pernikahan Dini Tertinggi

Penduduk dengan kondisi buta warna lebih sensitif ketika siang hari, sehingga kerap menggunakan kacamata hitam.

Namun, penglihatan dari penduduk Pingelap dengan kondisi akromatopsia lebih baik ketika malam hari.

Hal tersebut sangat menguntungkan bagi masyarakat setempat yang berprofesi sebagai nelayan dan harus berlayar di malam hari.

Di sisi lain, Pulau dengan jumlah penduduk buta warna total terbanyak sedunia ini memiliki keindahan alam yang menakjubkan.

Wilayah daratan Pingelap dikelilingi oleh hutan bakau, pohon palem, dan juga pohon kelapa yang dimanfaatkan untuk berkebun.

Jenis hasil perkebunan yang dikenal dari pulau ini meliputi talas, umbi-umbian, jagung, pandan, pisang serta pohon sukun.***

 

Rekomendasi