

inNalar.com – Irjen Pol Nanang Avianto merupakan kepala kepolisian yang saat ini menjabat di daerah Kalimantan Timur.
Ia baru saja dilantik oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu, 14 Oktober 2023 lalu.
Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai kapolda untuk wilayah Kalimantan Tengah.
Terakhir jabatannya yakni tanggal 31 Oktober 2021 lalu.
Sementara itu, untuk wilayah Kalimantan Tengah sendiri dijabat oleh Irjen Pol Djoko Poerwanto.
Tentu bukan sebuah keanehan apabila ia memiliki harta kekayaan yang berlimpah.
Sebelum menelusuri harta kekayaan pribadinya, maka simak profil selengkapnya di bawah ini.
Profil Singkat Irjen Pol Nanang Avianto, Kapolda Kalimantan Timur
Irjen Pol Nanang Avianto merupakan sosok perwira tinggi Polri kelahiran Malang, 1 April 1969.
Ia merupakan seorang lulusan Akademi Kepolisian tahun 1990.
Adapun pengalamannya banyak didapatkan di bidang lantas, propam, dan juga reserce.
Tercatat ia juga mendapatkan pangkat Jenderal bintang dua.
Karir jabatan kepolisiannya sendiri berawal saat ia menjabat sebagai Kasat III Tipiter Ditreskrim Polda Jabar tahun 2004 sampai 2007.
Ia juga pernah menjadi Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.
Kemudian menjabat sebagai Kapolres Wnogiri di tahun 2009 hingga 2011.
Saat ini sendiri ia menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Timur.
Rincian Kekayaan Nanang Avianto yang Tak Punya Kendaraan
Melansir dari data LHKPN, Nanang Avianto terakhir kali melaporkan harta kekayaannya saat masih menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Tengah.
Tepatnya, pada tahun 2022 lalu. Tentu saja ia memiliki harta kekayaan yang cukup tinggi.
Bagaimana tidak, ia memiliki 6 bidang aset tanah dan bangunan senilai Rp8,63 miliar.
Belum lagi harta lainnya yang masih belum terhitung. Berikut rinciannya:
Berbagai harta kekayaan di atas tentu sudah menjadi hal wajar jika dimiliki oleh seorang kapolda.
Akan tetapi, berdasarkan laporan data tersebut tercatat Nanang Avianto tidak memiliki kendaraan satu pun.
Jika harta keseluruhannya ditotal maka mencapai Rp8,7 miliar.
Yakni hampir menyentuh angka Rp9 miliar tanpa adanya kendaraan dan hutang. ***