

inNalar.com – Lumbung Pangan Mataram, merupakan program yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pertanian dan Pangan.
Program ini awalnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri.
Kian berkembang maka kini lumbung pangan mataram ini mulai diarahkan menjadi destinasi wisata alternatif di Yogyakarta.
Dilansir inNalar.com dari laman Pemerintah Kota Yogyakarta, diketahui bahwa masyarakat sekitar yang memiliki inisiatif untuk menambah spot foto di tempat ini.
Dulunya, lumbung pangan Mataram ini adalah lahan tidur, kemudian dimanfaatkan masyarakat untuk menjadi lahan produktif, dan disulap menjadi kebun sayur, ternak lele, ternak maggot, dan ternak kambing.
Tak hanya itu, di tempat ini masyarakat juga menyediakan area untuk menikmati secangkir kopi, yang biasa disebut kopi lumbung mataram.
Baca Juga: Lolos Seleksi Akhir, Intip Deretan Harta Kekayaan 3 Kandidat Sekda Solo, Siapa Paling Kaya?
Adapun kopi yang disediakan di lumbung pangan Mataram ini adalah tubruk hitam, disajikan dengan gelas dan gula terpisah.
Sementara makanan yang tersedia disini, disediakan dengan menggunakan sistem prasmanan menu ala kampung.
Itulah mengapa jika mengunjungi lumbung pangan mataram ini, wisatawan akan merasa kembali pada tempo doeloe.
Selain lambung pangan Mataram yang berada di Purbayan ini, lumbung mataram lain juga ada di beberapa empat.
Yaitu seperti di Kampung Pugeran Kemantren Mantrijeron, dan Kampung Kemantren Tegalrejo.
Di setiap lumbung pangan, terdapat budidaya pengembangan tanaman dan sayur mayur, seperti ubi, singkong, jagung, sawi, bayam, dan lainnya.
Budidaya ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan protein berbagai jenis ikan seperti lele dan lainnya.
Bangunan yang dimiliki oleh tempat wisata ini juga sangat unik, karena dinilai lebih kuno dibandingkan tempat lainnya.
Meskipun berbeda dengan cafe, lumbung pangan mataram juga akan memberikan suasana nyaman bagi pengunjung.
Wisatawan dapat memilih joglo, yang diinginkan, dan juga spot makan yang bentuknya seperti kandang sapi.
Beberapa menu yang bisa dinikmati oleh para pengunjung di lumbung pangan mataram ini adalah aneka macam sate, nasi oong suun, dan menu wajib yang perlu dicoba, yaitu nasi bungkus dun jati.
Menu makanan di tempat wisata ini biasanya akan diganti setiap hari, dan tentunya rasanya terkenal lezat serta baru dimulut.
Inilah yang biasanya menjadi salah satu alasan banyak orang datang ke tempat wisata ini.
Inilah gambaran dari lumbung pangan mataram yang menjadi destinasi wisata kuno namun menarik.***