

inNalar.com – Perjalanan panjang pembangunan Bendungan Margatiga di Lampung Timur ini semakin terlihat cerah usai penyelesaiannya digesa oleh Kementerian PUPR.
Bendungan Margatiga di Provinsi Lampung ini dibangun sejak tahun 2017 dan targetnya bakal rampung di tahun 2024.
Wujud bangunannya semakin terlihat hampir rampung, tampilan desain Bendungan Margatiga di Lampung Timur ini semakin memukau dan nampak beda dari biasanya.
Rupanya konsep desain waduk yang satu ini punya ciri khas yang banyak menyerap kearifan lokal daerah setempat.
Desain cantik Bendungan Margatiga ini terlihat pada bagian pintu air yang memiliki bentuk seperti atap rumah adat perpaduan warna biru, kuning, dan oranye.
Pada bagian atas bangunan pintu air waduk tersebut nampak adanya tulisan ‘Bumei Tuwah Bepadan’ yang memiliki arti khusus.
Melansir dari Laman Pemerintah Provinsi Lampung, tulisan tersebut merupakan bagian dari motto kedaerahan Lampung Timur yang memiliki makna filosofisnya tersendiri.
Adapun makna motto tersebut ialah daerah yang berupaya selalu memberikan kemakmuran bagi masyarakatnya jika segala halnya diputuskan secara mufakat dalam musyawarahnya.
Sebagai informasi, pembangunan waduk ini diikuti dengan rangkaian jaringan irigasi yang diproyeksikan bakal mengairi lahan di Provinsi Lampung hingga meluas 16.588 hektare.
Rincian detail daerah irigasinya meliputi kawasan Jabung kiri seluas 5.683 hektare dan diproyeksikan bakal maksimalkan potensi daerah irigasi bagian Jabung kanan luasnya melega hingga 10.950 hektare.
Melansir dari Instagram Kemenpupr, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan harapannya pasca Bendungan Margatiga beroperasi penuh bahwa prosesi tanam di lahan garapan dapat dilakukan sebanyak 2 hingga 3 kali dalam setahun.
Pasokan air bakunya juga diproyeksikan bakal miliki kapasitas 0,8 meter kubik per detik, terkhusus bagi daerah Kabupaten Lampung Timur.
Selain itu, daya tampung airnya juga diproyeksikan bakal muat 42,31 juta meter kubik dengan luas genangannya melega hingga 2.217 hektare.
Bendungan bertipe konstruksi urugan ini punya tampilan raksasa dengan panjang puncaknya mencapai 321,76 meter, sedangkan lebarnya 7 meter.
Dengan demikian, diharapkan infrastruktur waduk terbaru di Lampung Timur ini diharapkan bisa memaksimalkan potensi daerah dan mengangkat perekonomian dan kemakmuran masyarakat sekitarnya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi