

SLEMAN, inNalar.com – Panitia penyelenggara (Panpel) akan bertanggung jawab penuh atas kerusakan bench pemain imbas kericuhan suporter di Stadion Maguwoharjo, Sleman di laga PSS Sleman vs Bali United di pekan ke-18 Liga 1 2023/2024.
Pertandingan lanjutan Liga 1 2023/2024 antara PSS Sleman vs Bali United pada Jumat (3/11) yang berakhir dengan skor 0-1 itu berlangsung ricuh.
Beberapa oknum suporter nampak turun ke lapangan usai tim berjuluk Super Elja itu gagal memutus tren negatif dengan tak pernah menang dalam sembilan pertandingan beruntun.
Tak hanya itu, oknum suporter PSS Sleman juga nampak merusak bench pemain di Stadion Maguwoharjo dengan memukuli bagian atap sehingga rusak parah.
Menurut Kepala UPT Stadion Maguwoharjo,Sumali, hal ini adalah pertama kalinya terjadi kericuhan yang menyebabkan kerusakan fasilitas stadion seperti bench pemain.
Ia juga menyebutkan, panitia penyelenggara Liga 1 2023/2024 bertanggung jawab penuh kerusakan bench pemain akibat dari ulah oknum suporter tersebut.
“Kami tadi sudah berkomunikasi dengan perwakilan panpel (panitia penyelenggara). Dari mereka pokoknya terbuka untuk membiayai,” ujar Sumali kepada awak media.
Selain itu, untuk perkiraan biaya perbaikan bench pemain belum bisa diungkapkan secara rinci oleh Kepala UPT Stadion Maguwoharjo tersebut.
“Kalau biaya kami belum ketemu (dengan tukang). Panpel siap untuk membiayai, namun secara teknisnya menyerahkan kepada kami untuk bisa segara diselesaikan (perbaikan),” sambungnya.
Kericuhan yang terjadi di Stadion Maguwoharjo lantas menjadi sorotan berbagai banyak pihak. Bahkan, tagar PSS sempat menggema dan trending di media sosial X.
Meski tak memakan korban jiwa, kericuhan suporter ini bisa saja berakibat buruk. Para penggemar sepak bola nasional juga menjadi teringat Tragedi Kanjuruhan pada tahun 2022 lalu.
Ya, kekesalan suporter tentu saja berkaitan dengan tren buruk PSS Sleman yang semakin terbenam di posisi ke-14 klasemen sementara Liga 1 2023/2024 dengan mengoleksi 19 poin.
Padahal, PSS Sleman sendiri memiliki tren positif ketika berhadapan dengan Bali United. Yakni berhasil meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir.
Sementara itu, kekalahan PSS juga menjadi sorotan sang kapten kesebelasan yakni Kim Kurniawan yang mengaku kecewa dengan kekalahan dari Bali United kali ini.
“Tentunya mengecewakan pastinya, main di kandang kalah lagi. Kita harus realistis masih banyak hal yang harus kita latih. Karena situasi kita terancam, situasi yang sulit buat pemain ,” tutur Kim dalam sesi Post-Match Conferance usai laga PSS vs Bali United, Jumat (3/11).
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi