

inNalar.com – Pembangunan Jembatan Pulau Balang diproyeksikan menjadi akses utama jalur masuk dari Balikpapan menuju IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
Kabar gembiranya, Jembatan Pulau Balang tidak hanya akan menjadi sekadar sebuah konstruksi menggantung di atas laut saja, tetapi Kementerian PUPR dikabarkan akan melakukan beautifikasi infrastruktur penghubung Balikpapan – IKN Nusantara, Kalimantan Timur.
Jadi, selain fungsi Jembatan Pulau Balang di IKN Nusantara ini bakal jadi penghubung missing link jalan nasional lintas selatan, bakal ada deretan fasilitas di sekitar infrastruktur tersebut yang akan bikin pelintas menjadikannya destinasi wisata berstandar internasional.
Strategi beautifikasi ini diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar infrastruktur megah.
Selain itu, diketahui pula jembatan utama menuju IKN Nusantara di Kalimantan Timur ini bakal bikin waktu tempuh dari Balikpapan ke Penajam Paser Utara lebih cepat 30 menit dari yang sebelumnya.
Namun sebelum mengenal sederetan fasilitas modern futuristik ala Ibu Kota Negara Nusantara ini, melansir dari Instagram Kementerian PUPR, diketahui badan jembatan ini bakal membentang sepanjang 804 meter.
Proses kontrak pembangunannya tercatat dilakukan mulai tahun 2015 sampai dengan 2021 dengan tipe konstruksi jembatan cable stayed.
Lebar badan jalan yang melayang di atas lautan ini melega hingga 22,4 meter, sehingga tidak heran apabila jalur kendaraan yang tersedia nantinya bakal ada 4 lajur.
Adapun biaya pembangunannya diketahui jumlahnya mencapai Rp2 triliun lebih dengan detail pembagian biaya bentang jembatan pendek sepanjang 470 meter bakal habiskan Rp480 miliar bersumber dari APBD.
Baca Juga: 10 Lokasi SKD PPPK Update Lingkup Pemerintahan Daerah Bogor Beserta Tanggal dan Sesinya Lengkap
Sementara biaya pembangunan Jembatan Pulau Balang di Kalimantan Timur ini bakal makan biaya Rp1,6 triliun, khusus bagian bentang panjang 708 meter.
Proyeksi sumber dana biaya bentang panjang tersebut bakal diusahakan dari dana APBN dan bantuan dana dari luar negeri.
Lantas, apa saja program beautifikasi alias upaya percantik Jembatan Pulau Balang yang bikin pengunjungnya bakal serasa berada di luar negeri ini?
Rencananya, infrastruktur ini bakal meliputi beberapa fasilitas seperti masjid, pos jaga, taman area dengan lanskap terindah khas hutan tropis Kalimantan Timur, deretan ruko, dan toilet umum.
Infrastruktur mahal penghubung dua daratan ini bakal dilengkapi dengan armor blok beton, area taman bermain anak, solar panel, floating dock, hingga amphitheatre yang bakal ramaikan area tersebut.
Tidak hanya soal strategi destinasi wisata saja, melansir dari laman Kementerian PUPR, jembatan di IKN Nusantara Kalimantan Timur ini ternyata juga berfungsi untuk mendukung pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau dan menstimulus perkembangan kawasan industri di daerah tersebut. ***