Seorang Putri Mujahid Palestina Beri Pesan Ke Tentara Israel: Aku Tidak Takut Kalian, Levelmu Rendah!

inNalar.com – Penyerangan yang dilakukan Israel kepada Palestina, kini semakin meluas.

Daerah-daerah pendudukan yang dijadikan tempat pengungsian warga Gaza, juga ikut menjadi sasaran.

Meski disebut telah melanggar banyak hukum perang Internasional, tentara zionis masih terus melakukan penyerangan pada sekolah, beberapa unit rumah sakit, sumber air, hingga tenaga medis.

Baca Juga: Penasaran Sumber Kekuatan Palestina, TikToker Non Muslim Ini Ramai-ramai Baca Al Quran, Intip Aksi Nekatnya

Serangan udara dan darat yang dilakukan menyeluruh ke daerah-daerah Gaza, membuat banyak masyarakat Palestina kehilangan sanak saudara bahkan ayah dan ibunya.

Beberapa anak yang ditinggal syahid oleh ayah dan ibunya, mengalami syok dan kesedihan yang mendalam. Namun lebih banyak di antaranya memiliki mental juang yang tinggi.

Dibentuk oleh akidah dan ilmu agama yang kuat, menggambarkan keberanian dan ketegasan anak-anak Palestina dalam membela kebenaran.

Baca Juga: Tersingkir! Brand Dior Ganti Bella Hadid dengan Model Asal Israel, Imbas Beri Dukungan Palestina?

Sejak kecil, anak-anak Palestina memang terbiasa dengan lantunan ayat qur’an dan hafalannya, meski di dalam suasana perang yang telah dilakukan Israel dari beberapa tahun lalu sekalipun.

Penyerangan genosida yang sedang dikampanyekan Israel saat ini, telah merenggut lebih banyak lagi korban dari anak-anak, wanita, hingga masyarakat sipil lainya di Palestina.

Salah satu video dari putri mujahid, yang ayahnya menjadi korban serangan tentara zionis, kini beredar di media sosial.

Baca Juga: Selain Kehabisan Bahan Bakar, 16 dari 35 Rumah Sakit di Gaza Terpaksa Hentikan Operasinya karena…

Sikapnya yang lantang dan nampak tenang, menunjukkan dirinya memiliki mental yang baik, dengan memberikan pesannya kepada tentara Israel yang kini sedang menjajah.

Dalam video yang diunggah akun instagram amal produktif tersebut, ia sampaikan beberapa pesan, yakni:

Orang-orang yahudi senang, karena ayahku syahid. Padahal ayahku memang ingin syahid, dan kini telah mendapatkannya.

Ayah bahagia sudah berada di surga, sementara kalian akan masuk neraka, dan kalian akan dibiarkan meleleh.

Aku tidak takut dengan kalian, jika bukan karena senjatamu levelmu akan jauh lebih rendah.

Kalian sama sekali tidak mengetahui tentang asma’ Allah, dan kami akan menjadi kuat, dan kami akan sholat dan berdo’a di Al-Quds untuk memerangi kalian.

Sampai negeri kami dibebaskan, karena ini adalah tanah kami, kami akan mempertahankannya.

Kami tak akan membiarkan kalian ada di dalamnya, bahkan jika kalian (tentara zionis) menyentuh satu bagian saja, kami akan menantikan kematian kalian.

Itulah yang dikatakan seorang anak mujahid Palestina yang menjadi korban tentara zionis, dalam video berdurasi 41 detik.

Meski video ini telah diunggah beberapa minggu lalu, namun hingga kini masih ramai menjadi perhatian masyarakat.

Perasaan haru dan semangat yang berkobar dari pesannya tersebut, membuat masyarakat ikut menebar do’a dan semangat.***

 

Rekomendasi