Rela Pugar Rp700 Miliar, Mega Mall Pertama di Indonesia Ini Dipertahankan karena Simpan ‘Harta Karun’ di…

inNalar.com – Siapa yang tidak mengenal mega mall tertua di Indonesia yang lokasinya berada di Jakarta Pusat ini. Pemerintah Pusat selalu rela pugar pusat perbelanjaan ini meski usia bangunannya sudah berusia 61 tahun.

Selama beberapa periode tertentu dana fantastis rela digelontorkan Pemerintah Pusat guna pugar bangunan mega mall pertama di Indonesia ini nampak telaten mempertahankan eksistensinya.

Rupanya terdapat alasan khusus di balik bertahannya mega mall yang satu ini. Pemerintah Indonesia rela mengucurkan Rp700 miliar untuk biaya pemugaran bangunannya karena disebut menyimpan ‘harta karun’.

Baca Juga: Dibangun Langsung Soekarno, Mall Pertama di Jakarta Ini Simpan Banyak Harta Karun Berharga Indonesia

‘Harta karun’ ini rupanya tidak ternilai harganya dan tidak bisa tergantikan oleh waktu yang berlalu. Inilah yang kemudian, menurut Menteri BUMN Erick Thohir menjadi salah satu alasan utama perbaikan perlu diperjuangkan.

Lantas, apa temuan mengejutkan yang membuat eksistensi mall yang dinamakan Sarinah ini harus terus berlanjut?

Rupanya, ketika pemugaran tengah berlangsung ada penemuan relief yang dahulu menjadi ikon pembangunan pusat perbelanjaan pertama berdiri di Indonesia.

Baca Juga: Jadi Simbol Kemakmuran Negara, Gedung BUMN Tower Pencakar Langit di IKN Kaltim Tertinggi di Asia Tenggara?

Lokasi temuan karya seni yang disebut Menteri BUMN Erick Thohir tidak terawat ini tersimpan di Basement Mall Sarinah. Selain itu, secara nilai historisnya bangunan ini pun juga termasuk gedung pencakar langit pertama di Indonesia.

Usai renovasi Mall Sarinah selesai, ‘harta karun’ berupa relief peninggalan bersejarah milik Soekarno itu pun dipindahkan ke area yang bisa menjadi pusat perhatian banyak pengunjung.

Melansir dari laman PT Sarinah, pusat perbelanjaan terbesar di Indonesia yang berlokasi di Jakarta Pusat ini diresmikan pada tanggal 15 Agustus 1966.

Baca Juga: Mulai Terlihat Gedung-gedung Tinggi, Inilah 6 Deretan Pembangunan di IKN Kalimantan Timur yang Terus DIkebut

Adapun proses pembangunannya pertama kali dibangun pada 17 Agustus 1966 yang pada awalnya dinamakan PT. Departemen Store Indonesia.

Pergantian nama pusat perbelanjaan legendaris ini dilakukan pada 10 April 1979 dengan nama PT. Sarinah (Persero).

Pembangunan gedung perbelanjaan bersejarah ini menjadi simbol modernisasi dan kebangkitan ekonomi Indonesia pada masa lampau.

Adapun detail fisik bangunan Sarinah yang disebut sebagai gedung pencakar langit pertama di Indonesia, dahulu tingginya melangit hingga 74 meter dan terdiri dari 15 lantai.

Melansir dari laman Sekretariat Kabinet RI, pemugaran yang dilaksanakan oleh Wijaya Karya (WIKA) yang akhirnya rampung diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 14 Juli 2022.

Upaya pemugaran gedung Mall Sarinah tidak hanya menjadi simbol kebanggaan bersejarah negara saja, tetapi juga menaruh kenangan tersendiri pada banyak penduduk Indonesia yang menyaksikan kemegahan gedung tersebut dari tahun ke tahun.

Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat saat empat bulan sebelum peresmiannya sudah ada sekitar 5 juta pengunjung yang penasaran dengan wajab baru pusat perbelanjaan bernilai historis panjang ini.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]